Kim Jong Un Pecat Pejabat RS Korut yang Peras Warga

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • File Foto Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat berbicara dalam sebuah pertemuan Biro Politik Komite Sentral Partai Buruh Korea (WPK) pada 11 April, 2020. Korean Central News Agency (KCNA) menuturkan bahwa para pekerja bergembira melihat kehadiran Kim Jong Un dalam peremsian pabrik puuk tersebut. Aditya Jaya Iswara KCNA/via REUTERS/File Photo

    File Foto Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat berbicara dalam sebuah pertemuan Biro Politik Komite Sentral Partai Buruh Korea (WPK) pada 11 April, 2020. Korean Central News Agency (KCNA) menuturkan bahwa para pekerja bergembira melihat kehadiran Kim Jong Un dalam peremsian pabrik puuk tersebut. Aditya Jaya Iswara KCNA/via REUTERS/File Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Agung Korea Utara, Kim Jong Un, baru saja memecat sejumlah pejabat Rumah Sakit Pyongyang General. Gara-garanya, pejabat-pejabat tersebut ketahuan memeras warga untuk ikut menyumbang dana pembangunan rumah sakit.

    "Kim Jong Un memecat mereka karena membebani masyarakat dengan daloh bantuan," ujar kantor berita Korea Utara, KCNA, dikutip dari Reuters, Senin, 20 Juli 2020.

    Pemecatan ini menjadi yang kedua kalinya Kim Jong Un mempermasalahkan pembangunan Rumah Sakit Pyongyang General. Sebelumnya, ia sudah menegur pejabat-pejabat yang bertanggungjawab atas pembangunan rumah sakit. Kala itu, ia menegur masalah penganggaran yang buruk serta lambannya pembangunan

    Kim Jong Un, menurut KCNA, menargetkan pembangunan Rumah Sakit Pyongyang General usai bulan Oktober ini. Sebab, di bulan itu, ada hari perayaan partai yang berkuasa. Selain itu, juga untuk mendukung penanganan pandemi di Korea Utara.

    "Kim Jong Un telah meminta investigasi pembangunan Rumah Sakit Pyongyang secara menyeluruh dan memecat semua pejabat yang bertanggungjawab," ujar pernyataan Pemerintah Korea Utara di KCNA, dikutip dari Reuters.

    Yang Moo-jin, pakar isu Korea Utara, menganggap apa yang terjadi di Rumah Sakit Pyongyang General adalah bukti terjadi masalah ekonomi di pemerintahan Kim Jong Un. Ia meragukan pembangunan itu akan benar-benar usai Oktober ini.

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.