Perusahaan Amerika Bagikan Bonus Eksekutif saat Covid-19

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang dolar AS. ANTARA/Andika Wahyu

    Ilustrasi mata uang dolar AS. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.COWashington – Sekitar sepertiga dari lebih 40 perusahaan besar di Amerika Serikat membagikan bonus eksekutif saat mengajukan proteksi kebangkrutan dari pemerintah selama pandemi Covid-19.

    Perusahaan Amerika membagikan bonus kepada eksekutif dalam waktu sebulan sebelum mengajukan permohonan proteksi itu.

    Berdasarkan undang-undang kebangkrutan perusahaan 2005, perusahaan dilarang membayar bonus ditahan kepada para eksekutif saat menjalani proses proteksi kebangkrutan.

    “Namun, sejumlah perusahaan menggunakan celah hukum dengan membayar bonus sebelum mengajukan proteksi kebangkrutan itu,” begitu dilansir Reuters pada Jumat, 17 Juli 2020.

    Enam dari 14 perusahaan yang membagikan bonus kepada eksekutif menggunakan alasan tantangan bisnis yang dihadapi eksekutif saat pandemi ini sebagai pembenar atas tindakannya.

    Sebanyak dua per tiga dari 45 perusahaan membayar bonus dalam waktu enam bulan sebelum pengajuan proteksi itu.

    Sejumlah perusahaan yang melakukan praktek ini adalah J.C. Penney, yang terpaksa menutup sementara 846 toko dan memberhentikan sekitar 78 ribu orang pegawai dari total 85 ribu pegawai.

    Perusahaan ini memberikan pembayaran US$10 juta atau sekitar Rp140 miliar kepada eksekutif.

    Reuters juga melansir beberapa nama perusahaan lain seperti Hertz Global Holdings, Hi-Crush Inc.

    Manajemen J.C. Penney enggan menanggapi soal ini saat dimintai komentar. Namun, pernyataan perusahaan sebelumnya mengatakan pemberian bonus ini untuk mempertahankan tim manajemen yang berbakat, yang melakukan upaya pemulihan sebelum pandemi Covid-19 berlangsung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.