Resor Wisata Singapura Kurangi Karyawan saat Resesi Ekonomi

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah taman bermain air yang berada di kawasan Sentosa Island di Singapura, 4 Juni 2018. Pulau Sentosa yang pernah didirikan kamp tahanan perang, dan menahan sekitar 400 pasukan sekutu dan penembak meriam, kini telah berubah menjadi lokasi wisata, dengan berdirinya sejumlah objek wisata seperti Universal Studios, kasino Resorts World, dll. REUTERS/Edgar Su

    Sebuah taman bermain air yang berada di kawasan Sentosa Island di Singapura, 4 Juni 2018. Pulau Sentosa yang pernah didirikan kamp tahanan perang, dan menahan sekitar 400 pasukan sekutu dan penembak meriam, kini telah berubah menjadi lokasi wisata, dengan berdirinya sejumlah objek wisata seperti Universal Studios, kasino Resorts World, dll. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Singapura – Manajemen Resorts World Sentosa, yang merupakan salah satu perusahaan swasta terbesar di Singapura, mulai mengurangi jumlah karyawan di tengah krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

    Resor ini dimiliki oleh perusahaan Genting Singapore. Manajemen resor belum menjelaskan berapa jumlah karyawan yang terdampak.

    Namun, resor wisata ini memiliki jumlah karyawan cukup besar yaitu sekitar tujuh ribu karyawan.

    Pandemi Covid-19 membuat jumlah turis yang datang ke Singapura dan resor ini menurun drastis.

    “Pandemi Covid-19 menimbulkan tantangan ekonomi global. Ini berdampak menghancurkan bagi industri pariwisata,” begitu pernyataan dari manajemen Resor World Sentosa seperti dilansir Channel News Asia pada Rabu, 15 Juli 2020.

    Manajemn mengatakan mengkaji semua opsi untuk bisa menyelamatkan perusahaan dan mengurangi biaya operasional. Resor ini merupakan salah satu destinasi wisata utama di Singapura.

    Resor ini memiliki sejumlah fasilitas seperti hotel, taman hiburan, dan kasino. Sebelumnya, manajemen sempat mengumumkan akan menginvestasikan 4.5 miliar dolar Singapura atau sekitar Rp47 triliun untuk menambahkan daya tarik bagi pengunjung.

    Pemerntah Singapura baru saja mengumumkan negara mengalami penurunan produk domestik bruto sebesar sekitar 41.2 persen pada kwartal kedua. Ini penurunan kedua berturut-turut setelah ekonomi anjlok sekitar 3.3 persen pada kwartal pertama. Ini membuat Singapura masuk dalam resesi ekonomi seperti dilansir Reuters. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.