AS Janji Bantu Negara yang Klaim Laut Cina Selatannya Dilanggar

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal tempur USS Ronald Reagan dan kapal pertahanan Jepang JS Izumo, sedang beroperasi di Laut Cina Selatan. Sumber: JMSDF/US Navy/Handout via Reuters/aljazeera.com

    Kapal tempur USS Ronald Reagan dan kapal pertahanan Jepang JS Izumo, sedang beroperasi di Laut Cina Selatan. Sumber: JMSDF/US Navy/Handout via Reuters/aljazeera.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo, berjanji akan membantu negara-negara yang klaim teritorial di Laut Cina Selatannya dilanggar. Hal tersebut menyusul aktivitas Cina yang makin gencar di Laut Cina Selatan.

    "Kami akan menggunakan segala peralatan yang kami miliki untuk membantu negara di seluruh dunia yang merasa klaim teritorialnya dilanggar oleh Cina," ujar Mike Pompeo sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Rabu, 15 Juli 2020.

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, situasi di Laut Cina Selatan beberapa pekan terakhir. Baik Amerika maupun Cina sama-sama menunjukkan kekuatan militer mereka untuk memainkan pengaruh di Laut Cina Selatan.

    Cina, misalnya, mempersenjatai pulau buatan mereka di Paracel dan Spratly. Hal itu untuk mengintimidasi kapal-kapal negara lain yang hendak mengeksplorasi sumber daya alam di Laut Cina Selatan. Cina bahkan sempat menenggelamkan kapal Vietnam karena melaut di dekat Paracel.

    Amerika, di sisi lain, beberapa hari lalu mengirimkan dua kapal induk mereka ke Laut Cina Selatan. Kedua kapal berdaya nuklir tersebut, USS Reagan, dan USS Nimitz, berpatroli di Laut Cina Selatan untuk memastikan Cina tidak memonopoli perairan internasional yang mereka sebut Nine Dash Line itu.

    Perkembangan terbaru, Amerika menolak klaim Cina atas sumber daya alam lepas pantai di Laut Cina Selatan. Menurut Pemerintah Amerika, Cina tidak menawarkan dasar hukum yang koheren untuk menegaskan klaimnya di Laut Cina Selatan.

    Mike Pompeo melanjutkan bahwa Amerika akan memberikan bantuan apapun yang dibutuhkan selama memungkinkan. Bantuan tersebut bsia berupa operasi militer bersama, latihan militer bersama, ataupun respon legal.

    "Apakah (permohonan) itu di badan multilateral ataupun di ASEAN, kami akan menggunakan segala hal yang kami miliki," ujar Mike Pompeo.

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Bansos Rp 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Airlangga Hartarto memastikan pemberian bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani mengatakan anggaran bansos hingga Rp 31 triliun.