Survei di Jerman: Cina akan Jadi Negara Adidaya Gantikan Amerika

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kongres Nasional Cina dipimpin Presiden Xi Jinping dimulai Jumat, 22 Mei 2020. [XINHUA NEWS]

    Kongres Nasional Cina dipimpin Presiden Xi Jinping dimulai Jumat, 22 Mei 2020. [XINHUA NEWS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak warga Jerman merasa bahwa Cina akan menggantikan posisi Amerika Serikat sebagai negara adidaya atau super power dunia dalam beberapa dekade mendatang.

    Hal itu didasarkan pada survei yang diselenggarakan YouGov berkantor pusat di Inggris sebagaimana dilaporkan Deutsche Welle, 14 Juli 2020.

    Survei dilakukan pada tanggal 10-12 Juli dengan responden berjumlah 4.054 orang berusia 18 tahun ke atas.

    Sekitar 42 persen warga Jerman memberikan pendapatnya dalam jajak pendapat tentang Cina akan menjadi negara adidaya menggantikan Amerika.

    Hanya 14 persen yang memberikan pendapat bahwa Amerika tetap  menjadi negara adidaya. Sebanyak 23 persen tidak dapat memberikan keputusan dan 22 persen tidak memberikan tanggapan atas pertanyaan "Menurut anda, negara mana, Amerika atau Cina, akan lebih adidaya dalam 50 tahun ke depan?

    Hasil survei menjelaskan, kebanyakan suara yang berpendapat Cina akan menyalip Amerika sebagai negara adidaya merupakan pendukung Partai Kiri sebesar 54 persen dan pendukung Demokrat Bebas dan partai Hijau sebesar 52 persen.

    Adapun pendapat yang menyatakan Amerika tetap menjadi negara adidaya kebanyakan pendukung partai Alternatif Jauh-Tengah untuk Jerman sebanyak 17 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H