Pelanggan Restoran Amerika Beri Uang Tip Rp 14 Juta

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi mata uang dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CONew Jersey – Seorang staf restoran di New Jerseym Amerika Serikat, mengalami peristiwa unik ketika salah satu tamu memberikan uang tip sebesar US$1.000 atau sekitar Rp14 juta.

    Pemilik restoran The Starving Artist di Ocean Grove, Arnold Teixeira, mengatakan tamu itu merupakan pelanggan lama, yang telah mengunjungi restoran itu sejak 2001.

    “Pelanggan itu bersantap bersama keluarganya dengan tenang dan meninggalkan restoran tanpa berkata apapun,” kata Teixeira seperti dilansir CNN pada Sabtu pada 11 Juli 2020.

    Teixeira mengatakan pelayan melihat tumpukan uang tips itu saat hendak membersihkan meja.

    Pelayan restoran sempat terkejut lalu menangis. Lalu, salah satu pelayan lainnya datang dan melihat tips itu dan ikut menangis.

    “Saya juga datang dan melihatnya lalu menangis. Ini memang saat yang sulit bagi bisnis kami,” kata Teixeira.

    Pelanggan itu sedang bersantap sarapan di resto The Starving Artist saat resto sedang merayakan ulang tahun ke 21.

    Pelanggan yang tidak disebutkan namanya itu meninggalkan tips besar dan sebuah pesan tertulis.

    “Terima kasih banyak telah bekerja melewati masa sulit ini. Kami bersyukur atas makanan lezat yang dihidangkan, senyum ramah dan suasana yang nyaman. Kami sangat menghargai Anda semua. Musim panas ini kurang berkesan tanpa Starving Artist,” begitu isi pesan tadi.

    Pada akhir pesan, pelanggan tadi menuliskan permintaan agar uang tips itu dibagikan kepada para staf restoran. Teixeira membagi uang tips itu kepada 7 stafnya dan tidak termasuk dirinya.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.