Kroasia Wajibkan Masker Wajah Covid-19 di Ruang Publik

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja mengemas masker wajah pelindung di pabrik DES saat Kroasia meningkatkan langkah-langkah untuk memerangi wabah Coronavirus (COVID-19), di Split, Kroasia, 19 Maret 2020. REUTERS/Antonio Bronic

    Seorang pekerja mengemas masker wajah pelindung di pabrik DES saat Kroasia meningkatkan langkah-langkah untuk memerangi wabah Coronavirus (COVID-19), di Split, Kroasia, 19 Maret 2020. REUTERS/Antonio Bronic

    TEMPO.COZagreb – Pemerintah Kroasia mewajibkan warganya untuk memakai masker wajah agar terhindar dari infeksi Covid-19.

    Himbauan ini keluar setelah jumlah kasus baru Covid-19 di negara ini terus bertambah.

    “Jumlah kasus baru Covid-19 pada Sabtu mencapai puncak baru yaitu 140 kasus,” begitu dilansir Reuters mengutip penjelasan otoritas kesehatan setempat pada Sabtu, 11 Juli 2020.

    Mayoritas kasus baru ini terjadi di Ibu Kota Zagreb dan bagian timur negara itu.

    Direktorat proteksi sipil nasional mengatakan masker wajah menjadi kewajiban bagi karyawan dan pelanggan toko.

    Masker wajah juga wajib dipakai di bar, restoran, dan tempat lain yang memfasilitasi kontak petugas dan pelanggan.

    “Penggunaan masker wajah di sarana transportasi publik sudah menjadi kewajiban sejak beberapa pekan lalu,” begitu dilansir Reuters.

    Jumlah kasus baru Covid-19 di Kroasia sempat menurun pada musim semi. Namun, jumlahnya bertambah drastis pada musim panas ini.

    “Banyak orang menyalahkan penyebaran Covid-19 karena banyaknya acara pertemuan seperti acara pernikahan,” begitu dilansir Reuters.

    Saat ini, ada sekitar 500 ribu turis dari negara di Eropa tengah dan Jerman berwisata di Kroasia. Namun, jumlah kasus baru Covid-19 diantara wisatawan cenderung sedikit.

    Saat ini, situs Johns Hopkins University mencatat jumlah kasus global Covid-19 atau Corona mencapai sekitar 12.68 juta kasus. Sebanyak sekitar 564 ribu orang meninggal dengan 6.98 juta orang berhasil sembuh setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Kroasia mencatat ada 3.672 kasus baru Covid-19 dan 118 korban meninggal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bandingkan Ledakan di Beirut dengan Bom Atom Hiroshima Nagasaki

    Pemerintah Lebanon meyakini ledakan di Beirut disebabkan 2.750 ton amonium nitrat. Banyak orang membandingkannya dengan bon atom Hiroshima Nagasaki.