Pompeo Sebut Xi Jinping Gemar Berkonflik Wilayah dengan Tetangga

Reporter

Editor

Budi Riza

Mike Pompeo . REUTERS/Tom Brenner

TEMPO.COWashington – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, menuding militer Cina melakukan tindakan agresif berlebihan.

Ini terkait konflik militer yang melibatkan pasukan India dan Cina di Lembah Galwan di pegunungan Himalaya baru-baru ini. Setidaknya dua puluh orang pasukan India tewas dalam insiden ini.

Pompeo menuding Cina memiliki kebiasaan membuat konflik perbatasan dengan negara-negara tetangganya.

“Cina melakukan tindakan agresif berlebihan. India melakukan yang terbaik untuk merespon,” kata Pompeo seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis, 9 Juli 2020.

Pompeo melanjutkan,”Saya menaruh ini dalam konteks Sekretaris Jenderal Partai Komunis Cina, Xi Jinping, dan perilakunya di seluruh wilayah dan dunia.”

Menurut Pompeo, Cina berkonflik militer soal perbatasan wilayah negara dengan banyak negara.

“Dari pegunungan di Himalaya hingga perairan Zona Ekonomi Eksklusif Vietnam dan Pulau Senkaku dan lebih luas. Beijing punya pola membuat sengketa wilayah.”

Hubungan Cina dan Amerika terus memburuk belakangan ini. AS, seperti dilansir CNN, telah mengerahkan kapal perang berulang kali ke kawasan Laut Cina Selatan termasuk pengerahan kapal induk.

Ini dilakukan untuk menghalau kapal perang Cina dan kapal penjaga pantai negara itu agar tidak mengganggu navigasi bebas di kawasan laut yang ramai lalu lintas kapal dan kaya dengan sumber daya minyak dan gas alam.






Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

7 jam lalu

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang mengutuk tindakan Cina di Selat Taiwan dan menegaskan kembali pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

16 jam lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

20 jam lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Top 3 Dunia: Foto Kuburan Ratu Elizabeth II, Rumor Xi Jinping Dikudeta

22 jam lalu

Top 3 Dunia: Foto Kuburan Ratu Elizabeth II, Rumor Xi Jinping Dikudeta

Berita Top 3 Dunia Ahad 25 September 2022 diawali oleh publikasi foto kuburan Ratu Rlizabeth II di kapel Kerajaan, Windsdor


Resepsionis Tewas Dibunuh Putra Petinggi Partai BJP, Warga India Unjuk Rasa

1 hari lalu

Resepsionis Tewas Dibunuh Putra Petinggi Partai BJP, Warga India Unjuk Rasa

Massa berunjuk rasa di India menuntut penyelidikan pembunuhan seorang gadis oleh putra petinggi Partai Bharatiya Janata


Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

1 hari lalu

Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

Presiden Cina Xi Jinping trending di Twitter kalau dia dikenai tahanan rumah dan dikudeta militer. Sejauh ini, kabar tersebut belum terkonfirmasi.


5 Klan Kapoor Mendominasi Film Bollywood, Selain Kareena Kapoor Siapa Lagi?

1 hari lalu

5 Klan Kapoor Mendominasi Film Bollywood, Selain Kareena Kapoor Siapa Lagi?

Bagi para penggemar Bollywood pasti sudah tidak asing lagi dengan nama klan Kapoor. Keluarga Kapoor mendominasi dunia hiburan di India dari generasi ke generasi. Siapa saja klan Kapoor dalam film Bollywood?


RI dan India Sepakati Kontrak Dagang di TIIMM G20, Nilainya Hampir Rp 15 Triliun

2 hari lalu

RI dan India Sepakati Kontrak Dagang di TIIMM G20, Nilainya Hampir Rp 15 Triliun

Zulkifli Hasan menuturkan ada delapan kesepakatan dagang yang diteken oleh perusahaan-perusahaan asal Indonesia dan India.


Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

2 hari lalu

Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

Sebelum leancong ke nagara Asia Tenggara, ketahui dulu 11 mata uang negara ASEAN berikut kurs mata uang dengan rupiah saat ini.


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

4 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.