Pengusaha India Pakai Masker Emas untuk Cegah Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shankar Kurhade, 48 tahun, mengenakan masker yang terbuat dari emas untuk melindungi diri dari penyebaran penyakit virus corona (Covid-19) di Pune, India, 4 Juli 2020. Kurhade mengklaim masker itu memiliki berat 50 gram dan biaya sekitar US$ 3870. [REUTERS / Stringer]

    Shankar Kurhade, 48 tahun, mengenakan masker yang terbuat dari emas untuk melindungi diri dari penyebaran penyakit virus corona (Covid-19) di Pune, India, 4 Juli 2020. Kurhade mengklaim masker itu memiliki berat 50 gram dan biaya sekitar US$ 3870. [REUTERS / Stringer]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pengusaha India mengatakan dirinya membayar Rp 56 juta untuk masker emas guna melindungi diri dari virus corona.

    Pengusaha bernama Shankar Kurhade dari kota Pune barat, Maharashtra, mengatakan masker emas itu memiliki berat hampir 55 gram.

    "Saya melihat berita di televisi tentang masker perak. Saya kemudian berbicara dengan toko perhiasan saya dan memesan masker emas," katanya, dilansir dari The Hindu, 6 Juli 2020.

    Toko perhiasan mengirimkan masker seharga 289.000 rupee (Rp 56 juta) dalam 10 hari, kata Shankar, menambahkan bahwa ia juga membagikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19.

    Sebelumnya, pengusaha lain dari Pimpri-Chinchwad, Datta Phuge, menjadi terkenal pada tahun 2012 ketika membuat kemeja 3,5 kg emas seharga 12.700.000 rupee (Rp 2,4 miliar) dan mengenakannya di depan umum.

    Phuge, yang berkecimpung dalam bisnis pinjaman uang, tewas pada tahun 2016 oleh sekelompok orang karena dugaan perselisihan keuangan.

    Shankar Kurhade, 48 tahun, menunjukkan masker wajahnya yang terbuat dari emas di tengah penyebaran penyakit virus corona (Covid-19) di Pune, India, 4 Juli 2020. Kurhade mengklaim masker itu memiliki berat 50 gram dan biaya sekitar US$ 3870. [REUTERS / Stringer REUTERS / Stringer]

    Diukir dengan pola dan desain khusus pada bagian penutup mulut da hidung, masker Shankar dikaitkan oleh pita elastis putih.

    Shankar mengatakan bahwa masker emas itu terasa ringan dan diberi lubang kecil untuk memastikan dirinya tidak kesulitan bernafas.

    Namun, ketika ditanya tentang kemanjurannya, dia bilang dia tidak yakin. "Saya tidak yakin apakah masker ini akan efektif," kata Shankar Kurade seperti dikutip dari kantor berita ANI.

    Masker emas Shankar menjadi selingan berita ketika semakin banyak kasus virus corona ditemukan di Maharashtra. Negara bagian India ini telah melaporkan hampir 200.000 kasus virus corona, termasuk 8.300 kematian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bandingkan Ledakan di Beirut dengan Bom Atom Hiroshima Nagasaki

    Pemerintah Lebanon meyakini ledakan di Beirut disebabkan 2.750 ton amonium nitrat. Banyak orang membandingkannya dengan bon atom Hiroshima Nagasaki.