Dibantu Pangeran Andrew, Tersangka Pedofil Duduki Takhta Inggris

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell.[CNBC]

    Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell.[CNBC]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kerajaan Inggris kembali terseret ke kasus pelecahan seksual dan sex trafficking yang melibatkan Jeffrey Epstein dan rekannya, Ghislaine Maxwell. Gara-garanya, beredar foto Ghislaine Maxwell duduk di takhta Kerajaan Inggris yang berada di Istana Buckingham.

    Di foto tersebut, Ghislaine Maxwell tidak duduk sendirian. Ia ditemani oleh aktor serial House of Card, Kevin Spacey. Sama seperti Epstein, Spacey juga terjerat perkara pelecehan seksual terhadap pria di bawah umur. Foto itu sendiri berasal dari Daily Telegraph.

    "Daily Telegraph melaporkan Spacey dan Maxwell diundang ke ruang takhta oleh Pangeran Andrew pada tahun 2002," sebagaimana dikutip dari CNN, Senin, 6 Juli 2020.

    Dalam laporan Telegraph, Ghislaine Maxwell dan Kevin Spacey dilaporkan berpura-pura menjadi kelurarga Kerajaan Inggris ketika duduk di atas takhta. Tidak ada yang mengingat apakah Pangeran Andrew berada di ruangan yang sama. Walau begitu, Pangeran Andrew lah yang bertanggung jawab atas kehadiran mereka.

    Pangeran Andrew adalah figur utama yang mengaitkan kasus Epstein dan Maxwell dengan Kerajaan Inggris. Andrew adalah sahabat karib keduanya. Ketiganya kerap menghabiskan waktu bersama.

    Ketika Epstein ditangkap dan kemudian bunuh diri, karena kasus peleceahan dan perdagangan seks, Andrew ikut terseret. Gara-garanya, pelapor Epstein, Virginia Roberts Giuffre, mengaku dipaksa berhubungan seksual dengan Pangeran Andrew saat dirinya masih di bawah umur. Pangeran Andrew membantah hal itu dan mengklaim dijebak oleh Giuffre.

    Pangeran Andrew semakin terpojok ketika Ghislaine Maxwell yang berikutnya ditangkap oleh FBI. Biro investigasi federal itu mendesak Pangeran Andrew untuk segera kooperatif soal peran Epstein dan Maxwell dalam kasus pelecehan dan perdangan seks.

    Hingga berita ini ditulis, Kerajaan Inggris belum mau berkomentar soal Pangeran Andrew mengundang "teman-temannya" ke ruang takhta. Koresponden Kerajaan Inggris, Max Foster, menyebut tindakan Ghislaine Maxwell dan Kevin Spacey sebagai penghinaan terhadap Kerajaan Inggris.

    "Duduk di takhta Istana Buckingham adalah penghinaan. Tidak boleh ada yang duduk di sana kecuali keluarga kerajaan," ujar Foster.

    Hal senada berlaku untuk Pangeran Andrew. Ia belum berkomentar. Pangacara sejumlah korban Epstein, Spencer Coogan, yakin Pangeran Andrew memiliki banyak cerita soal aksi bejat Epstein dan kawan-kawannya.

    "Saya berpikir Pangeran Andrew punya cerita untuk diceritakan. Atas nama para korban, kami terus memintanya untuk tampil dan memberi tahu kami apa yang ia ketahui," ujar Coogan.

    ADITYO NUGROHO | ISTMAN MP | CNN | TELEGRAPH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bandingkan Ledakan di Beirut dengan Bom Atom Hiroshima Nagasaki

    Pemerintah Lebanon meyakini ledakan di Beirut disebabkan 2.750 ton amonium nitrat. Banyak orang membandingkannya dengan bon atom Hiroshima Nagasaki.