Menkeu Inggris Jajaki Bagi Voucher Belanja Atasi Dampak Covid-19

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak. Reuters

    Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak. Reuters

    TEMPO.COLondon – Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak, mempertimbangkan rencana untuk membagikan voucher belanja bagi orang dewasa dan anak-anak untuk mengatasi efek turunnya pendapatan masyarakat akibat pandemi Covid-19.

    Saat ini, pemerintah mengkaji usul pemberian voucher belanja senilai 500 poundsterling atau sekitar Rp9 juta untuk dewasa.

    Sedangkan untuk penerima yang berusia anak-anak bisa mendapatkan voucher senilai 250 poundsterling atau sekitar Rp4.5 juta.

    “Usulan ini dirancang oleh lembaga pemikir ekonomi Resolution Foundation, yang baru-baru ini menggelar pertemuan dengan kementerian Keuangan,” begitu dilansir Reuters mengutip Guardian pada Ahad, 5 Juli 2020.

    Voucher ini akan digunakan untuk biaya berobat, dan belanja langsung di toko-toko ritel dan bukan untuk belanja online.

    Menteri Sunak bakal mengumumkan soal ini dalam beberapa hari termasuk skema dukungan pekerjaan pemerintah untuk masyarakat Inggris.

    Paket stimulus ini diharapkan bisa membantu pemerintah dan perekonomian masyarakat keluar dari krisis akibat pandemi Covid-19.

    Wabah Covid-19 atau virus Corona ini berasal dari Kota Wuhan, Cina bagian tengah.

    Pandemi ini menyebar ke sekitar 190 negara dan telah mengenai sekitar 11.3 juta orang.

    Sekitar 530 ribu orang meninggal akibat terpapar Covid-19, yang menyebabkan radang paru-paru. Sebanyak 5.76 juta orang berhasil sembuh dari wabah ini setelah menjalani perawatan di rumah sakit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.