Penjaga Kebun Binatang Zurich Tewas Diserang Harimau

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi harimau. Sumber: image/: Getty Images/iStockphoto/mirror.co.uk

    Ilustrasi harimau. Sumber: image/: Getty Images/iStockphoto/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Seekor harimau betina Siberia berusia 5 tahun, menyerang hingga tewas seorang petugas penjaga kebun binatang, 55 tahun, di Kebun Binatang Zurich, Swiss, Sabtu, 4 Juli 2020. Korban adalah seorang perempuan yang identitasnya tidak dipublikasi.

    Situs reuters.com mewartakan tim penyelamat tidak bisa menyelamatkan korban yang meninggal di lokasi kejadian. Seorang pengunjung Kebun Binatang Zurich melaporkan kejadian penyerangan ini. Petugas Kebun Binatang Zurich segera menarik harimau betina yang dinamai Irina itu agar menjauh dari korban. Harimau tersebut sudah diamankan di sebuah tempat.

    Ambulan di lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban yang diserang hingga tewas oleh seekor harimau di Kebun Binatang Zurich. Sumber: ENNIO LEANZA/EPA-EFE/REX/Shutterstock/mirror.co.uk

    Kepolisian dan pihak Kebun Binatang Zurich masih menginvestigasi kejadian ini. Situs Kebun Binatang Zurich menjelaskan selain Irina, mereka juga memelihara seekor harimau jantan, 4 tahun, yang dinamai Sayan.

    Irina, yang masih hidup setelah penyerangan maut itu, berasal dari sebuah kebun binatang di Odense, Denmark, setahun lalu. Harimau itu dibawa ke Kebun Binatang Zurich untuk menggantikan harimau betina yang lain, yang mati terkena komplikasi setelah bertarung dengan Sayan.

    “Harimau muda ini telah berperilaku alami seperti harimau pada umumnya,” kata Direktur Kebun Binatang Zurich, Severin Dressen.

    Dressen mengatakan pihaknya masih mencari tahu mengapa Irina dan penjaga Kebun Binatang malang itu bisa berada di kendang pada waktu bersamaan. Kebun Binatang Zurich dibuka lagi sebulan lalu setelah tutup karena virus corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.