India Pertama Kali Pekerjakan Transgender

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zoya Khan, transgender. Sumber: Punjab Tribune

    Zoya Khan, transgender. Sumber: Punjab Tribune

    TEMPO.CO, Jakarta - Dengan visi mendukung komunitas transgender dan memberikan mereka kesempatan yang lebih baik, Zoya Khan terpilih menjadi transgender pertama yang menjadi operator di Common Service Center di Gujarat, India. Lewat jabatan itu, Khan bertugas memberikan konsultasi medis lewat telepon.

    Tidak dijelaskan detail latar belakang pendidikan dan keluarga Khan. 

    Dikutip dari ndtv.com, Common Service Center atau CSC adalah program di bawah Digital India, yang memberikan akses layanan publik, skema kesejahteraan sosial, perawatan kesehatan, keuangan, pendidikan dan layanan pertanian serta beberapa layanan lainnya di kawasan pinggir. Sebagai bagian dari layanan tele-medis, pasien bisa berkonsultasi melalui telepon video.  

    Menteri Informasi dan Teknologi India, Ravi Sharkar Prasad mengatakan Zoya Khan adalah transgender India pertama yang menjadi operator di Common Service Center di distrik Gujarat. Dia sudah mulai bekerja memberikan konsultasi kesehatan.

    “Visinya mendukung komunitas transgender untuk membuat mereka melek digital dan memberikan mereka kesempatan yang lebih baik,” kata Prasad, sambil membagikan foto Khan sedang sibuk bekerja.

    Sosok Khan sekarang dilihat sebagai seorang yang inspiratif di tengah masalah pengangguran yang banyak dihadapi orang karena melambatnya bisnis akibat dampak pandemik virus corona. Dalam situsnya, Common Service Center adalah sebuah jaringan pan-India yang melayani keragaman regional, geografi, bahasa dan budaya di India sehingga Pemerintah India bisa menjalankan mandat sosial, keuangan dan digitalisasi inklusif.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.