Victoria Australia Catat Lonjakan Tertinggi Kasus Baru Covid-19

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fasilitas pengujian virus corona  yang disediakan saat Victoria mengalami peningkatan kasus Covid-19, di Melbourne, Australia, 24 Juni 2020. AAP Image/James Ross via REUTERS

    Fasilitas pengujian virus corona yang disediakan saat Victoria mengalami peningkatan kasus Covid-19, di Melbourne, Australia, 24 Juni 2020. AAP Image/James Ross via REUTERS

    TEMPO.COSydney – Negara bagian Victoria, Australia, mencatat lonjakan kasus baru Covid-19 atau virus Corona tertinggi sejak Maret 2020 pada Sabtu, 4 Juli 2020.

     Ini memaksa otoritas Victoria untuk memperluas penerapan aturan tinggal di rumah ke lebih banyak kawasan pinggiran Melbourne.

    Pemerintah juga melakukan lockdown atau larangan berpergian bagi penghuni dari sembilan menara apartemen publik.

    “Area Victoria tenggara mencatat tambahan 108 kasus baru pada Sabtu atau naik dari 66 pada Jumat,” begitu dilansir Reuters pada Sabtu, 4 Juli 2020.

    Angka ini melonjak drastis dibandingkan rerata empat hari sebelumnya yaitu 70 kasus baru.

    “Angka-angka ini menjadi keprihatinan nyata bagi kita semua,” kata Daniel Andrews, Premier Victoria, dalam jumpa pers pada Sabtu ini.

    Sembilan menara apartemen publik memiliki 1.345 unit dengan penghuni sebanyak sekitar 3 ribu orang.

    Lonjakan kasus baru di Victoria ini menjadi perhatian semua pihak karena sejumlah wilayah lain di Australia telah bisa menurunkan jumlah kasus baru Covid-19 atau Corona.

    Victoria merupakan negara bagian dengan kepadatan penduduk kedua terpadat di sana.

    Sedangkan negara bagian New South Wales, yang merupakan negara bagian paling padat, melaporkan enam kasus baru Covid-19 pada Sabtu. Lima kasus merupakan pelancong yang baru pulang dari luar negeri.

    Australia mencatat jumlah kasus Covid-19 sebanyak 8.300 kasus dengan 104 orang meninggal.

    Wabah Covid-19 ini berasal dari Kota Wuhan, Cina, dan terdeteksi sejak Desember 2019 seperti dilansir Channel News Asia.

    Saat ini, pandemi Covid-19 telah menyebar ke sekitar 190 negara dengan jumlah kasus mencapai sekitar 11.14 juta dengan korban meninggal sekitar 525 ribu orang. Sebanyak 5.71 juta orang berhasil sembuh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Bansos Rp 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Airlangga Hartarto memastikan pemberian bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani mengatakan anggaran bansos hingga Rp 31 triliun.