Kota Wuhan Menuju New Normal

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Enam bulan setelah Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mempelajari kasus-kasus pneumonia viral yang kemudian menjadi pandemik Covid-19, kehidupan di Kota Wuhan sekarang mulai berdenyut kembali. Aktivitas masyarakat mulai kembali normal, meski mereka masih menggunakan masker dan luka emosional masih terlihat di masyarakat Wuhan.

    “Ketika waktu mulai berlalu, situasi perlahan mulai membaik dan virus pada dasarnya sekarang mulai hilang,” kata Pan Yuan, 35 tahun, warga Wuhan.   

     

    Pan menceritakan, masyarakat umumnya akan mencopot masker ketika mendatangi area dengan infeksi virus corona yang rendah. Dia menegaskan tidak ada aturan yang mewajibkan menggunakan masker, namun begitu masyarakat masih ketakutan sehingga mereka menggunakannya.

    Situs reuters.com mewartakan Wuhan memiliki populasi 11 juta jiwa. Ibu Kota Provinsi Hubei itu menjalani lockdown terhitung mulai akhir Januari 2020 demi menekan penyebaran virus corona atau Covid-19. Area di Provinsi Hubei dan Kota Wuhan menjadi wilayah terbanyak kasus virus coronanya dibanding wilayah lain di Cina. Di Wuhan tercatat ada 83.531 kasus virus corona dan 4.634 pasien meninggal karena virus tersebut.

    Cina menekan wabah virus corona lewat cara memperbanyak tes virus corona dan melacak jejak para pasien yang tertular virus mematikan tersebut. Namun pada bulan ini, kasus virus corona di Ibu Kota Beijing mengalami kenaikan.

    “Ketika wabah terjadi setengah tahun lalu, orang-orang ketakutan. Saya sangat stres karena virus ini ancaman untuk keluarga saya. Kami berterima kasih kepada upaya pemerintah dan masyarakat sekitar. Situasi sudah lebih baik dan secara bertahap kembali ke normal,” kata Li Chao, 32 tahun, warga Kota Wuhan.

    Jalanan di Kota Wuhan sekarang mulai ramai. Masyarakat keluar rumah untuk berbelanja ke pasar dan bekerja ke kantor walau pun mereka akan di cek suhu tubuh ketika masuk ke sebuah tempat.       


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Catatan Larangan Pemakaian Kantong Plastik di DKI Jakarta

    Pergub DKI Jakarta tentang larangan pemakaian kantong plastik berlaku 1 Juli 2020. Ada sejumlah sanksi denda dan pencabutan izin usaha bila melanggar.