Presiden Venezuela Maduro Usir Utusan Khusus Uni Eropa

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Venezuela Nicolas Maduro menghadiri latihan militer di Turiamo, Venezuela, 3 Februari 2019.[Istana Kepresidenan Venezuela / Handout Miraflores via REUTERS]

    Presiden Venezuela Nicolas Maduro menghadiri latihan militer di Turiamo, Venezuela, 3 Februari 2019.[Istana Kepresidenan Venezuela / Handout Miraflores via REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengusir utusan khusus Uni Eropa, Isabel Brilhante Pedrosa dengan memberi batas waktu 72 jam terhitung sejak Senin, 29 Juni 2020.

    Perintah pengusiran Pedrosa terjadi beberapa jam setelah Uni Eropa mengumumkan pemberian sanksi finansial terhadap 11 pejabat setia Presiden Maduro.

    Uni Eropa menghukum mereka karena tindakan mereka dianggap bertentangan dengan fungsi demokrasi Majelis Nasional Venezuela.

    "Pesawat dapat dipinjamkan untuk dia pergi," kata Presiden Maduro dalam tayangan televisi pemerintah Venezuela, sebagaimana dilaporkan US News.

    Kementerian Informasi Venezuela tidak memberikan tanggapan terhadap perintah Presiden Maduro untuk mengusir utusan Uni Eropa itu.

    Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada 11 pejabat Venezuela yang disebut sekutu Presiden Maduro di antaranya, Luis Parra, Franklyn Duarte dan Jose Gegorio Noriega, mantan wakil ketua Majelis Nasional Venezuela.

    Mahkamah Agung Amerika Latin pada Mei lalu memutuskan Luis Parra, sekutu Maduro sebagai Ketua Majelis Nasional tidak sah. Mahkamah juga memutuskan bahwa pemimpin oposisi Juan Guaido adalah presiden kongres yang sah setelah memenangkan pemilihan pada Januari lalu namun ditolak oleh Presiden Nicolas Maduro.

    REUTERS | US NEWS | ADITYO NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Catatan Larangan Pemakaian Kantong Plastik di DKI Jakarta

    Pergub DKI Jakarta tentang larangan pemakaian kantong plastik berlaku 1 Juli 2020. Ada sejumlah sanksi denda dan pencabutan izin usaha bila melanggar.