Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Aneksasi Tepi Barat, Israel Bakal Batal Caplok Lembah Yordan

image-gnews
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberi isyarat saat ia menyampaikan pernyataan selama kunjungannya di hotline nasional Kementerian Kesehatan, di Kiryat Malachi, Israel 1 Maret 2020. [REUTERS / Amir Cohen]
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberi isyarat saat ia menyampaikan pernyataan selama kunjungannya di hotline nasional Kementerian Kesehatan, di Kiryat Malachi, Israel 1 Maret 2020. [REUTERS / Amir Cohen]
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota parlemen dan mantan Menteri Kehakiman Israel mengatakan Israel tidak akan mencaplok Lembah Yordan dalam rencana aneksasi Tepi Barat dan Lembah Yordan sebelumnya.

Anggota parlemen dari partai Yamina, Ayelet Shaked, mengatakan kepada Army Radio bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah menyerahkan Lembah Yordan karena protes dari negara-negara Arab, dikutip dari The Jerusalem Post, 29 Juni 2020.

Shaked berbicara di tengah laporan yang berkembang bahwa Israel tidak akan mencaplok 30% penuh seperti yang tertera di bawah rencana perdamaian Presiden AS Donald Trump, yang dirilis pada Januari.

Shaked menuduh bahwa peta kedaulatan Israel dalam rencana Trump telah disusun oleh Netanyahu. "Dia bekerja selama tiga tahun untuk rencana ini, dan dia bisa melakukan perubahan pada rencana itu selama koalisinya setuju," kata Shaked.

Hanya beberapa jam sebelumnya Netanyahu menunjukkan hal yang sebaliknya ketika dia berbicara tentang pentingnya Lembah Yordan selama konferensi virtual Christians United for Israel.

Rencana perdamaian Trump memberikan Israel kedaulatan termasuk Lembah Yordan yang strategis, kata Netanyahu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, muncul spekulasi bahwa Israel akan bergerak maju hanya dengan rencana aneksasi parsial, di mana Menteri Pertahanan Benny Gantz lebih memilih opsi ini.

Baik Netanyahu dan Gantz akan bertemu dengan pejabat AS, utusan khusus AS Avi Berkowitz dan anggota Komite pemetaan bersama Israel-AS Scott Leith.

Yordania dilaporkan telah menjelaskan kepada Israel bahwa mereka tidak akan menerima bahkan aneksasi parsial atas tanah Tepi Barat dan akan merespons setiap langkah Israel meski batal menganeksasi Lembah Yordan, Times of Israel melaporkan.

Menjelang 1 Juli, tanggal aneksasi yang dijanjikan Netanyahu, belum ada keputusan akhir yang dibuat terkait dengan peta aneksasi Tepi Barat dan Lembah Yordan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengapa Israel Terus Menyerang Gaza Ketika Perundingan Gencatan Senjata Berlangsung?

3 jam lalu

Suasana kamp tenda di daerah Al-Mawasi yang hancur pasca serangan Israel di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza 13 Juli 2024. REUTERS/Hatem Khaled
Mengapa Israel Terus Menyerang Gaza Ketika Perundingan Gencatan Senjata Berlangsung?

Israel memiliki sejarah dalam menggunakan taktik ini untuk memberikan tekanan kepada lawan-lawannya dan bertindak tanpa hukuman.


Profil Gus Yahya, Ketua PBNU yang Minta Maaf Usai 5 Kadernya Bertemu Presiden Israel

3 jam lalu

Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf memberikan sambutan di acara Halalbihalal dan Silaturahmi, Senen, Jakarta, Minggu, 28 April 2024. Ketua PBNU Yahya Cholil mengatakan bahwa NU berpolitik demi kemasalahatan bangsa, dan akan bersama Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk membantu ptogram pemerintah. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Profil Gus Yahya, Ketua PBNU yang Minta Maaf Usai 5 Kadernya Bertemu Presiden Israel

Ketua PBNU Gus Yahya meminta maaf usai lima orang kader NU bertemu dengan Presiden Israel. Ini profil lengkap Gus Yahya.


4 Pernyataan Publik Nahdlatul Ulama Soal 5 Kader Bertemu Presiden Israel

6 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
4 Pernyataan Publik Nahdlatul Ulama Soal 5 Kader Bertemu Presiden Israel

Nahdlatul Ulama akan memberi sanksi kepada salah satu kader yang bertemu dengan Presiden Israel


Top 3 Dunia: Kota Beirut Termahal di Arab, Pelabuhan Israel Bangkrut

8 jam lalu

Seorang wanita menuliskan nama para korban ledakan pelabuhan 4 Agustus di sejumlah balon dalam upacara untuk memperingati peristiwa tersebut di Beirut, Lebanon, 4 Oktober 2020. Dua ledakan mengguncang Pelabuhan Beirut pada 4 Agustus, menghancurkan sebagian kota dan menewaskan sekitar 190 orang serta melukai sedikitnya 6.000 lainnya. Xinhua/Bilal Jawich
Top 3 Dunia: Kota Beirut Termahal di Arab, Pelabuhan Israel Bangkrut

Top 3 dunia kemarin adalah kota Beirut menjadi kota termahal di Arab, pandangan politik JD Vance hingga pelabuhan Israel bangkrut.


Profil 5 Kader NU yang Bertemu dengan Presiden Israel

9 jam lalu

Konferensi pers PBNU mengenai lima Nahdliyin bertemu Presiden Israel di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Profil 5 Kader NU yang Bertemu dengan Presiden Israel

Profil lima anggota NU yang bertemu dengan Presiden Israel


Penelusuran Tempo Soal Alamat Organisai Lobi Israel yang Disebut Gus Yahya Catut Nama NU

16 jam lalu

Ketua RT Dede Kusnaedi ketika dikonfirmasi terkait kantor Rahim di wilayahnya, Depok, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Penelusuran Tempo Soal Alamat Organisai Lobi Israel yang Disebut Gus Yahya Catut Nama NU

Alamat kantor organisasi lobi Israel yang disebut Gus Yahya mencatut nama NU berada di Depok, Jawa Barat. Tempo menelusuri alamat itu.


Israel Terus Serang Gaza, 81 Orang Tewas dalam 24 Jam Terakhir

17 jam lalu

Warga Palestina membawa putrinya pasca serangan udara Israel pada sebuah sekolah PBB yang menampung para pengungsi, di tengah konflik Israel-Hamas, di Nusairat di Jalur Gaza tengah, 14 Juli 2024. REUTERS/Ramadan Abed
Israel Terus Serang Gaza, 81 Orang Tewas dalam 24 Jam Terakhir

Serangan Israel ke Gaza terus berlangsung. Hingga hari ini, lebih dari 38.000 rakyat Palestina menjadi korban jiwa.


Hizbullah Ancam Serang Permukiman Jika Israel Terus Gempur Lebanon

17 jam lalu

Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah berbicara selama siaran televisi Al-Manar, Lebanon, 5 Januari 2020.[Al-Manar]
Hizbullah Ancam Serang Permukiman Jika Israel Terus Gempur Lebanon

Hizbullah mengancam akan menyerang permukiman Israel. Ancaman ini tak pernah diungkapkan sebelumnya.


Kader NU Bertemu Presiden Israel: Tanggapan Jusuf Kalla hingga Soal Undangan

21 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
Kader NU Bertemu Presiden Israel: Tanggapan Jusuf Kalla hingga Soal Undangan

Sampai sekarang imbas dari beredarnya foto kunjungan orang-orang NU yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog terus menjadi sorotan


MUI Nonaktifkan Dua Anggota Buntut Kunjungan Kader NU ke Israel

21 jam lalu

Ketua MUI bidang Fatwa, Asrorun Ni'am memberikan keterangan pasca tragedi penembakan di kantor MUI Pusat, Jakarta, Selasa, 2 Mei 2023.  TEMPO/Febri Angga Palguna
MUI Nonaktifkan Dua Anggota Buntut Kunjungan Kader NU ke Israel

Dua anggota MUI diduga terafiliasi dengan organisasi Yahudi. Organisasi itu diduga berhubungan dengan kunjungan lima kader NU ke Israel.