Menteri Inggris Sebut Proyek Infrastruktur Lanjut Meski Covid-19

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara di luar Downing Street No.10 setelah pulih dari penyakit virus Corona (COVID-19), di London, Inggris 27 April 2020. Johnson, bagaimanapun, sangat ingin menekankan bahwa negara itu tidak dapat mengambil risiko gelombang infeksi kedua.[Pippa Fowles / 10 Downing Street / Handout via REUTERS]

    Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara di luar Downing Street No.10 setelah pulih dari penyakit virus Corona (COVID-19), di London, Inggris 27 April 2020. Johnson, bagaimanapun, sangat ingin menekankan bahwa negara itu tidak dapat mengambil risiko gelombang infeksi kedua.[Pippa Fowles / 10 Downing Street / Handout via REUTERS]

    TEMPO.COLondon – Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel, mengatakan pemerintah ingin melanjutkan pembangunan di tengah pandemi Covid-19.

    “Pemerintah akan mengumumkan peta jalan infrastruktur sebentar lagi,” kata Patel seperti dilansir Reuters pada Ahad, 28 Juni 2020.

    Pemerintahan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mulai melakukan relaksasi aturan larangan kegiatan ekonomi dan sosial di ruang publik sejak satu bulan terakhir. 

    Johnson melakukan ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, yang sempat tersendat karena proses lockdown tadi.

    Menurut Patel, seperti dilansir Sky News, pemerintah meminta warga untuk mengikuti panduan penanganan pandemi Covid-19 atau Corona. Ini perlu dilakukan agar pandemi ini segera berakhir.

    Patel juga mengatakan warga agar menunggu proses negosiasi Inggris dengan sejumlah negara tujuan wisata.

    Ini terkait liburan musim panas, yang dimanfaatkan warga untuk bersenang-senang sebelum masuk musim dingin.

    “Proses ini tidak akan berjalan dalam semalam. Ini membutuhkan diskusi dengan sejumlah negara,” kata Patel seperti dilansir Daily Mail.

    Dia juga memperingatkan orang-orang yang terlibat kerusuhan dan menyerang polisi akan mendapatkan proses hukum secara penuh.

    Seperti dilansir Channel News Asia, pandemi Corona ini merebak di Kota Wuhan pada Desember 2019. Namun, seperti dilansir CNN, tim peneliti dari Harvard University menduga wabah ini mulai menyebar sejak pertengahan 2019 di Kota Wuhan, Cina.

    Saat ini, jumlah kasus Covid-19 telah melewati 10 kasus di seluruh dunia. Jumlah korban meninggal sebanyak sekitar 500 ribu orang dengan jumlah korban sembuh sebanyak 5.05 juta orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Catatan Larangan Pemakaian Kantong Plastik di DKI Jakarta

    Pergub DKI Jakarta tentang larangan pemakaian kantong plastik berlaku 1 Juli 2020. Ada sejumlah sanksi denda dan pencabutan izin usaha bila melanggar.