Etihad Airways Beroperasi Lagi

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Etihad Airways

    Etihad Airways

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai Etihad Airways siap beroperasi kembali melayani penerbangan dari Kota Abu Dhabi ke 29 negara di dunia terhitung mulai 1 Juli 2020. Jadwal sementara penerbangan akan beroperasi pada 1 Juli – 15 Juli dan akan menambah jumlah negara mulai 16 Juli 2020.

    Sebelumnya Uni Emirat Arab mengatakan akan mengizinkan warga negaranya bepergian ke negara-negara yang kasus virus coronanya sudah rendah terhitung mulai 23 Juni 2020. Uni Emirat Arab membekukan sementara semua penerbangan pada Maret 2020, baik itu penerbangan keluar dan masuk ke Uni Emirat Arab demi menekan penyebaran virus corona.

    Di antara penerbangan yang bakal dibuka pada bulan depan adalah penerbangan ke Jakarta, Kuala Lumpur, Singapura, Seoul dan Tokyo. Sedangkan untuk wilayah Eropa penerbangan ke London, Amsterdam, Milan dan Paris sudah dibuka.

    Dikutip dari english.alarabiya.net, Etihad memberikan sejumlah penawaran menarik kepada para calon penumpang, diantaranya boleh mengubah negara tujuan tanpa kena biaya tambahan pada rentan waktu yang sudah ditentukan. Mereka juga bisa membatalkan penerbangan dan menyimpannya untuk nanti di Etihad Credit.

    Para penumpang maskapai Etihad diwajibkan menggunakan masker selama perjalanan dilakukan, termasuk saat berada di area bandara, di dalam pesawat sampai tiba di negara tujuan. Check-in sudah bisa dilakukan 30 jam sebelum penerbangan secara online atau pun lewat aplikasi.

    Dalam upaya menerapkan social distancing, beberapa kursi di pesawat ada yang tidak boleh diisi penumpang. Sedangkan check-in di bandara dibuka tiga jam sebelum penerbangan.

    Pemeriksaan suhu tubuh para penumpang akan dilakukan di bandara dan penumpang diminta menjaga jarak sampai dua meter saat mengantri masuk pesawat. Beberapa longue di bandara masih akan ditutup selama pandemik virus corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.