KTT ASEAN, Duterte Sebut Ancaman Cina di Laut Cina Selatan

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kanan, Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, kiri anggota senat Dick Gordon. Sumber: Reuters / Eloisa Lopez/rt.com

    Kanan, Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, kiri anggota senat Dick Gordon. Sumber: Reuters / Eloisa Lopez/rt.com

    TEMPO.CO, Hanoi - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengatakan ada ancaman keamanan di kawasan Asia Tenggara sebagai imbas ulah militer Cina di Laut Natuna Utara atau Laut Cina Selatan.

    Duterte mengatakan ini dalam forum KTT ASEAN ke-36 yang berlangsung secara virtual.

    Rodrigo mengatakan Cina kini meningkatkan aktivitasnya di perairan Laut Natuna Utara kala negara-negara ASEAN sedang sibuk mengatasi virus Corona.

    "Bahkan ketika wilayah kami berjuang untuk menahan Covid-19, insiden-insiden yang mengkhawatirkan di Laut Cina Selatan terjadi," kata Duterte seperti dikutip dari Reuters, Jumat, 26 Juni 2020.

    Sebelumnya, pemerintah Filipina bersama Vietnam mengajukan protes ke pemerintah Cina pada April 2020.

    Protes dilayangkan setelah Beijing secara sepihak mendeklarasikan pembentukan distrik administratif baru di pulau-pulau yang menjadi klaim Vietnam dan Filipina di perairan bersengketa itu.

    "Kami meminta para pihak untuk menahan diri dari meningkatkan ketegangan dan mematuhi tanggung jawab di bawah hukum internasional," kata Duterte.

    Pada awal April, pemerintah Vietnam mengatakan salah satu kapal penangkap ikannya ditenggelamkan oleh kapal pengawas maritim Cina.

    Pemerintah Cina mengatakan klaim Vietnam di laut Cina Selatan sebagai ilegal. Aktivitas Cina di Laut Natuna Utara juga membuat Amerika Serikat bergerak dan mendesak agar menghentikan segala kegiatannya.

    Seperti dilansir CNN, baru-baru ini Komando Pasifik Angkatan Laut Amerika Serikat mengerahkan tiga kapal induk sekaligus untuk berpatroli di sekitar kawasan Laut Cina Selatan.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.