Harus Tunda Pernikahan Karena Rapat Corona, PM Denmark: Sial!

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen berbicara dalam acara Konferensi pers terkait Virus Corona di Copenhagen, Denmark, 30 Maret 2020. Ritzau Scanpix/Martin Sylvest via REUTERS

    Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen berbicara dalam acara Konferensi pers terkait Virus Corona di Copenhagen, Denmark, 30 Maret 2020. Ritzau Scanpix/Martin Sylvest via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menunda pernikahannya untuk bisa mengikuti rapat virus Corona (COVID-19) yang digelar Uni Eropa. Jika tidak ada halangan, rapat itu akan digelar pada tanggal 17 Juli nanti dengan fokus penganggaran dan penanganan pasca pandemi Corona.

    "Sial! Tapi, bagaimanapun juga, saya harus melaksanakan tugas saya dan melindungi kepentingan Denmark," ujar Frederiksen sebagaimana dikutip dari CNN, Jumat, 26 Juni 2020.

    Frederiksen mengaku sudah sangat menantikan pernikahan dengan tunangannya, Bo Tengberg. Bahkan, ia sudah menyatakan bahwa akan mengatakan "Ya" ketika mengucapkan sumpah pernikahannya nanti.

    Hingga berita ini ditulis, Denmark tercatat memiliki 12.836 kasus dan 603 kematian akibat virus Corona (COVID-19). Angka tersebut berasal dari statistik yang dikeluarkan oleh John Hopkins University.

    Sedikitnya kasus di Denmark membuatnya menjadi salah satu negara Eropa pertama yang melonggarkan lokcdown. Di saat kebanyakan negara baru melonggarkan lockdown bulan Juni, Denmark sudah melakukannya sejak April.

    ISTMAN MP | CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H