Spanduk White Lives Matter Muncul di Liga Inggris, Mengapa?

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat pribadi membawa spanduk bertuliskan White Lives Matter Brunley saat para pemain sepak bola klub Burnley dan Manchester City akan bertanding dalam Liga Premier di Manchester, Inggris kemarin sore, 22 Juni 2020. [ITV]

    Pesawat pribadi membawa spanduk bertuliskan White Lives Matter Brunley saat para pemain sepak bola klub Burnley dan Manchester City akan bertanding dalam Liga Premier di Manchester, Inggris kemarin sore, 22 Juni 2020. [ITV]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesawat membawa spanduk bertuliskan "White Lives Matter Burnley" melintas di atas stadion sepak bola Etihad membuat kaget para pemain bola klub Burnley dan Manchester City yang akan bertanding dalam Liga Inggris kemarin sore.

    Semua pemain dan staf dua klub sepak bola itu sedang berlutut sebagai bentuk penghormatan terhadap korban diskriminasi ras dan gerakan Black Lives Matter untuk menuntut penghapusan rasisme. 

    Kapten Burnley, Ben Mee mengatakan dirinya merasa dipermalukan oleh pendukung yang mengorganisasi aksi itu.

    "Saya malu dan bahwa sebagian kecil penggemar kami telah memutuskan untuk meletakkan itu di sekeliling stadion," kata Mee seusai pertandingan, sebagaimana dilaporkan Guardian.

    Burnley mendapat info sejumlah kecil penggemarnya sebagai otak dan pembuat banner.

    Burnley kemudian berjanji akan melarang mereka untuk mengikuti semua aktivitas klubnya seumur hidup.

    Jake Hepple, warga kota Burnley menyatakan bertanggung jawab atas peristiwa itu seraya mengunggah video pesawat pribadi yang membawa banner ke akun Facebooknya. Dia menuliskan penolakan untuk meminta maaf.

    Menurutnya, gerakan Black Lives Matter telah membuat dunia jadi gila.

    "Sekarang tampaknya rasis untuk mengatakan kehidupan putih penting (sehari setelah tiga orang kulit putih terbunuh di taman di Reading, tetapi semua yang kita lihat di TV adalah masalah kehidupan hitam setelah George Floyd terbunuh), betapa gila dunia yang kita tempati ini," kata Hepple sebagaimana dikutip dari Daily Mail, 22 Juni 2020.

    Mee menegaskan, orang-orang yang membuat spanduk itu perlu mendidik diri mereka sendiri. Klub Burnley, ujarnya, bangga bekerja dengan semua gender, agama, keyakinan, dan menolak segala bentuk rasisme.

    Polisi kota Burnley melaporkan pihaknya telah mengetahui orang-orang yang terlibat dalam aksi membawa spanduk anti gerakan Black Lives Matter menggunakan pesawat pribadi itu. Polisi akan secepatnya menindak para pelakunya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.