Arab Saudi Gelar Haji Mini untuk 2020 karena Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wanita menggunakan masker saat berjalan-jalan di Hayat mall yang dibuka kembali setelah ditutup karena pandemi COVID-19 di Riyadh, Arab Saudi, 1 Juni 2020. REUTERS/Ahmed Yosri

    Sejumlah wanita menggunakan masker saat berjalan-jalan di Hayat mall yang dibuka kembali setelah ditutup karena pandemi COVID-19 di Riyadh, Arab Saudi, 1 Juni 2020. REUTERS/Ahmed Yosri

    TEMPO.CORiyadh – Pemerintah Arab Saudi mengatakan akan mengizinkan sejumlah kecil warga dan penduduk untuk melakukan ibadah haji sambil menerapkan aturan social distancing atau menjaga jarak terkait pandemi Covid-19.

    Ini berarti pemerintah Saudi tidak menerima kedatangan jamaah haji dari berbagai negara pada 2020 ini.

    “Keputusan ini diambil untuk memastikan ibadah haji berjalan dengan aman dari perspektif kesehatan publik,” begitu pernyataan dari kementerian Haji di Arab Saudi seperti dilansir Reuters pada Senin, 22 Juni 2020.

    Pemerintah akan menggelar ibadah haji dengan jumlah peserta minimum sambil mempertahankan aturan pencegahan pandemi Covid-19 atau Corona.

    Ini termasuk penerapan jarak sosial atau social distancing untuk melindungi peserta dari kemungkinan terpapar Covid-19.

    Pada saat yang sama ibadah haji bisa tetap berlangsung sesuai ajaran Islam dengan mengutamakan keselamatan jiwa.

    Seperti dilansir situs Johns Hopkins University, jumlah kasus Covid-19 di Arab Saudi mencapai sekitar 161 ribu kasus dengan sekitar 1.300 orang meninggal.

    Belakangan ini, otoritas Saudi mencatat ada kenaikan kasus baru Covid-19.

    Pemerintah Indonesia dan Malaysia, sebelum ini, telah menyampaikan keputusan untuk melarang keberangkatan peserta ibadah haji terkait pandemi Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.