Paus Fransiskus Minta Covid-19 Buat Publik Peduli Lingkungan

Reporter

Editor

Budi Riza

Paus Fransiskus membawa sebatang palem saat memimpin misa Minggu Palma di Basilika Santo Petrus, di Vatikan, Ahad, 5 April 2020. Misa berlangsung tanpa partisipasi publik karena penyebaran penyakit virus corona (COVID-19). Alberto Pizzoli via REUTERS

TEMPO.COVatican City – Pemimpin Vatikan, Paus Fransiskus, mengatakan terjadi pengurangan polusi global akibat kebijakan lockdown atau pembatasan kegiatan sosial dan ekonomi terkait pandemi Covid-19.

Dia mengatakan ini seharusnya bisa menumbuhkan keprihatinan lebih besar masyarakat untuk lingkungan hidup.

Paus mengatakan pademi Covid-19 atau Corona membuat orang merefleksikan hubungannya dengan lingkungan.

Lockdown telah mengurangi polusi dan mengungkap sekali lagi keindahan dari berbagai tempat, yang bebas dari lalu lintas dan polusi suara,” begitu dilansir Paus Fransiskus dalam khotbah di Lapangan Santo Petrus seperti dilansir Reuters pada Ahad, 21 Juni 2020.

Lapangan ini kembali dibuka untuk publik sejak sebulan lalu. Dan larangan terakhir perjalanan di Italia dicabut pada 3 Juni 2020.

Paus melanjutkan,”Sekarang, aktivitas mulai kembali pulih. Kita semua harus lebih bertanggung jawab menjaga rumah bersama kita.”

Sejak lockdown diberlakukan sejumlah negara pada Maret 2020, level polusi udara dan air mengalami penurunan drastis.

Air di kanal Venice, yang biasanya terlihat keruh, menjadi bening dan ikan terlihat berenang.

Ini karena lalu lintas perahu yang membawa turis berkurang drastis. Sejumlah lumba-lumba juga berenang lebih dekat ke pelabuhan.

Hewan seperti rakun muncul di taman Central Park di New York. Kambing gunung juga turun ke jalan-jalan di Wales.

Di Milan, turunnya polusi membuat pejabat kota berencana membuat lebih banyak rute pejalan kaki dan rute sepeda.






Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

7 jam lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

10 jam lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

15 jam lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

1 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

2 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Teguk Buka Gerai di New York, 80 Persen Menunya Tak Ada di Indonesia

2 hari lalu

Teguk Buka Gerai di New York, 80 Persen Menunya Tak Ada di Indonesia

Teguk resmi membuka gerainya di 248 Mott Street, New York, Amerika Serikat.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

3 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

3 hari lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

3 hari lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

3 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.