Fauci Yakin Tak Akan Ada Lockdown Corona Lagi di Amerika

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anthony Fauci, direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases terlihat dalam gambar yang diambil dari sambungan video ketika dia bersaksi dari rumahnya selama sidang Komite Senat AS untuk Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan, untuk dengar pendapat tentang respons virus corona di Washington, AS, 12 Mei 2020. [Komite / Handout Komite Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan, dan Pensiun Senat via REUTERS]

    Anthony Fauci, direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases terlihat dalam gambar yang diambil dari sambungan video ketika dia bersaksi dari rumahnya selama sidang Komite Senat AS untuk Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan, untuk dengar pendapat tentang respons virus corona di Washington, AS, 12 Mei 2020. [Komite / Handout Komite Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan, dan Pensiun Senat via REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Penasehat epidemi, Anthony Fauci, berkeyakinan bahwa Amerika tak perlu lagi melakukan lockdown virus Corona (COVID-19). Menurut ia, situasi virus Corona di Amerika sekarang sudah bisa dikendalikan tanpa perlu melibatkan kebijakan lockdown.

    "Saya rasa tidak akan ada lagi kebijakan lockdown. Ke depannya, kita akan lebih banyak berbicara soal mengendalikan situasi di wilayah yang jumlah kasusnya meningkat," ujar Fauci sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Jumat, 19 Juni 2020.

    Hingga berita ini ditulis, Amerika masih menjadi pusat pandemi virus Corona di dunia. Negeri Paman Sam itu tercatat memiliki 2,263 juta kasus dan 120 ribu korban meninggal akibat virus Corona. Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus di sana bertambah 98 orang.

    Di negara-negara bagian besar, seperti New York dan New Jersey, pertumbuhan kasus sudah terkendali. Namun, di negara-negara bagian lain, pandemi kasus virus Corona stagnan, atau bahkan bertambah. Setidaknya ada 20 negara bagian Amerika di mana kasus virus Coronanya bertambah.

    Situasi tersebut yang membuat Fauci berkata bahwa fokus pencegahan ke depannya akan lebih bersifat case by case. Untuk negara bagian yang jumlah kasusnya banyak, maka pembatasan sosial harus diberlakukan. Sementara itu, untuk negara bagian yang jumlah kasusnya mulai berkurang, diminta untuk tetap waspada.

    "Untuk mereka yang situasinya agak di tengah-tengah, anda harus membuat sejumlah modifikasi mulai dari pembagian jadwal, siang dan malam, tempat duduk yang berjarak, atau pemakaian masker," ujar Fauci menegaskan.

    ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Catatan Larangan Pemakaian Kantong Plastik di DKI Jakarta

    Pergub DKI Jakarta tentang larangan pemakaian kantong plastik berlaku 1 Juli 2020. Ada sejumlah sanksi denda dan pencabutan izin usaha bila melanggar.