Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Korea Utara Kini Miliki 40 Hulu Ledak Senjata Nuklir

image-gnews
Kim Jong Un mengunjungi fasilitas program senjata nuklir di Pyongyang. Uji coba nuklir pertama yang dilakukan Korea Utara berkekuatan kurang dari satu kiloton, dan uji coba kedua berkekuatan dua kiloton. REUTERS/KCNA
Kim Jong Un mengunjungi fasilitas program senjata nuklir di Pyongyang. Uji coba nuklir pertama yang dilakukan Korea Utara berkekuatan kurang dari satu kiloton, dan uji coba kedua berkekuatan dua kiloton. REUTERS/KCNA
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Korea Utara saat ini memiliki 30 hingga 40 hulu ledak nuklir sebagai upaya untuk terus memperbesar kapasitas senjata nuklir negara itu.

Satu lembaga riset independen di Swedia, Stockholm International Peace Research Institute atau SIPRI mengungkap data kepemilikan hulu ledak nuklir milik Korea Utara dalam laporannya.

Menurut SIPRI, Korea Utara menambahkan 10 hulu ledak senjata nuklirnya untuk tahun 2019 saja.

"Korea Utara terus memprioritaskan program nuklir militer sebagai unsur sentral dari strategi keamanan nasional," kata SIPRI menulis dalam laporannya sebagaimana dikutip dari The Korea Times, 16 Juni 2020.

Adapun total senjata nuklir dari 9 negara pemilik senjata nuklir di dunia masing-masing Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Prancis, Cina, India, Pakistan, Israel, dan Korea Utara. SIPRI memperkirakan ada sebanyak 13.400 senjata nuklir di awal tahun 2020.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Amerika memiliki total senjata nuklir sebanyak 5.800 atau di posisi teratas dari 9 negara. Menyusul Rusia sebanyak 6.375 senjata nuklir, Inggris sebanyak 215 senjata nuklir, Prancis sebanyak 290 senjata nuklir, Cina sebanyak 320 senjata nuklir, India ada 150 senjata nuklir, Pakistan memiliki 160 senjata nuklir, Israel memiliki 90 senjata nuklir, dan Korea Utara sebanyak 30-40 senjata nuklir.

Total jumlah kepemilikan senjata nuklir oleh 9 negara itu mengalami penurunan dari setahun lalu, yakni 13.865 senjata nuklir.

Saat ini sekitar 3.720 senjata nuklir dikerahkan dalam sejumlah operasi dan hampir 1,800 senjata nuklir dalam posisi siaga untuk melakukan operasi tingkat tinggi.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik Baru untuk Hulu Ledak Super Besar

15 hari lalu

Sebuah rudal diluncurkan, ketika media pemerintah melaporkan Korea Utara melakukan uji coba rudal hipersonik berbahan bakar padat jarak menengah dan jauh, di lokasi yang tidak diketahui di Korea Utara, 2 April 2024.  KCNA melalui REUTERS
Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik Baru untuk Hulu Ledak Super Besar

Korea Utara telah melakukan uji coba rudal balistik taktis baru yang mampu membawa hulu ledak super besar


Pertama dalam 5 Tahun, AS-Cina Gelar Perundingan Nuklir Informal

27 hari lalu

Ilustrasi peluncuran Trident II dari kapal selam. Rudal balistik Trident II 5D memiliki kecepatan 24 mach atau 29.020 km/jam dan mampu menjangkau sasaran sejauh 12.000 km. Trident II 5D menjadi senjata andalan kapal selam Amerika Serikat, kelas Ohio. Kelas Ohio membawa 24 rudal nuklir balistik Trident I C4 atau Trident II D5. deagel.com
Pertama dalam 5 Tahun, AS-Cina Gelar Perundingan Nuklir Informal

Amerika Serikat dan Cina melanjutkan perundingan senjata nuklir semi-resmi pada Maret untuk pertama kalinya dalam lima tahun.


Putin Sebut Rusia Mungkin Akan Kirimkan Senjata ke Korea Utara

27 hari lalu

Putin Sebut Rusia Mungkin Akan Kirimkan Senjata ke Korea Utara

Komentar Putin muncul setelah Korea Selatan mengatakan akan mempertimbangkan pasokan senjata ke Ukraina.


Putin dan Kim Jong Un Janji Saling Bantu Jika Rusia atau Korea Utara Diserang

28 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un selama kunjungannya ke Pyongyang, Korea Utara, 19 Juni 2024. KCNA via REUTERS
Putin dan Kim Jong Un Janji Saling Bantu Jika Rusia atau Korea Utara Diserang

Kedekatan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un membuat khawatir Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.


Putin Berjanji Akan Dukung Korea Utara Melawan Amerika Serikat

29 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin berbincang dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Amur, Rusia, 13 September 2023. Sputnik/Vladimir Smirnov/Pool via REUTERS ATTENTION EDITORS
Putin Berjanji Akan Dukung Korea Utara Melawan Amerika Serikat

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa 18 Juni 2024 berjanji mendukung Korea Utara melawan Amerika Serikat.


Vladimir Putin Klaim Tak Perlu Senjata Nuklir untuk Memenangi Perang Ukraina

39 hari lalu

Vladimir Putin. Sputnik/Gavriil Grigorov/Kremlin via REUTERS
Vladimir Putin Klaim Tak Perlu Senjata Nuklir untuk Memenangi Perang Ukraina

Vladimir Putin memastikan pihaknya tak perlu senjata nuklir untuk memenangi perang Ukraina karena Moskow tidak mau memperburuk perang Ukraina.


Putin Ancam Barat dengan Perang Nuklir, Seberapa Besar Potensi Ancamannya?

14 Maret 2024

Sebuah rudal nuklir balistik antarbenua Yars ditembakkan selama pelatihan, dari kosmodrom Plesetsk di wilayah Arkhangelsk Utara, Rusia, 1 Maret 2024. Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS
Putin Ancam Barat dengan Perang Nuklir, Seberapa Besar Potensi Ancamannya?

Putin yang mengancam Barat dengan Prang nuklir, memiliki hulu ledak nuklir terbesar di dunia yang merupakan warisan dari era Uni Soviet.


Israel Mau Pakai Bom Nuklir di Gaza, Menlu Retno Minta Kiriman Senjata Dihentikan

27 Februari 2024

Menlu Retno Marsudi. TEMPO/Nabilla Azzahra
Israel Mau Pakai Bom Nuklir di Gaza, Menlu Retno Minta Kiriman Senjata Dihentikan

Menlu Retno kembali bersuara keras menentang agresi militer Israel di Gaza. Ia mengecam rencana penggunaan senjata nuklir oleh Israel di Gaza.


Dituduh AS, Rusia Bantah Kembangkan Senjata Nuklir di Luar Angkasa

16 Februari 2024

Pesawat luar angkasa Soyuz MS-24 yang membawa awak yang terdiri dari astronot NASA Loral O'Hara, kosmonaut Roscosmos Oleg Kononenko, dan Nikolai Chub meluncur ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dari landasan peluncuran di Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan 15 September 2023. REUTERS /Maxim Shemetov
Dituduh AS, Rusia Bantah Kembangkan Senjata Nuklir di Luar Angkasa

Kremlin menolak tudingan Amerika Serikat (AS) bahwa Rusia sedang mengembangkan kemampuan senjata nuklir di luar angkasa.


AS Was-was, Rusia Disebut Kembangkan Senjata Nuklir di Ruang Angkasa

15 Februari 2024

Sebuah rudal balistik antarbenua yang dilengkapi dengan kendaraan luncur hipersonik
AS Was-was, Rusia Disebut Kembangkan Senjata Nuklir di Ruang Angkasa

Rusia disebut sedang mengembangkan sistem nuklir anti-satelit di ruang angkasa.