The Fed Gelar Program Pinjaman Perusahaan Rp 8.600 Triliun

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang dolar AS. ANTARA/Andika Wahyu

    Ilustrasi mata uang dolar AS. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, New York – Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve Bank, atau The Fed membuka pendaftaran bagi institusi keuangan pemberi pinjaman yang ingin berpartisipasi dalam Main Street Lending Program atau Program Pinjaman Umum.

    The Fed meluncurkan program pinjaman ini untuk mendukung pondasi perekonomian AS agar tidak roboh akibat tekanan pandemi virus Corona atau Covid-19.

    “Institusi keuangan pemberi pinjaman mendaftar ke portal yang disediakan dan diminta The Fed segera menyalurkan pinjaman,” begitu dilansir Reuters pada Senin, 15 Juni 2020.

    Program pinjaman ini berjumlah US$600 miliar atau sekitar Rp8.600 triliun.
    Pinjaman ini akan diberikan kepada perusahaan yang memiliki kinerja keuangan bagus sebelum pandemi Corona atau Covid-19.

    Namun, kondisi keuangan perusahaan yang mengajukan pinjaman mengalami penurunan setelah pandemi Covid-19 sehingga membutuhkan dana pinjaman.

    Pinjaman ini akan digunakan untuk membayar gaji para karyawan dan membiayai kegiatan operasional.

    Dana pinjaman ini akan diberikan untuk perusahaan yang memiliki pegawai paling banyak 15 ribu orang dan pendapatan per tahun paling banyak US$5 miliar atau sekitar Rp71 triliun.

    Wabah Covid-19 merebak sejak Desember 2019 di Kota Wuhan, Cina. Wabah ini telah menyebar ke 190 negara dengan korban terpapar sebanyak sekitar Rp7.96 juta orang.

    Sebanyak sekitar 433 ribu orang meninggal dunia. Dan 3.68 juta orang telah sembuh dari paparan Covid-19, yang menyebabkan sakit paru-paru.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.