Wali Kota Seattle Menolak Usul Trump Soal Gunakan Militer

Reporter

Editor

Budi Riza

Puluhan ribu orang berkumpul di London, Inggris, berdemonstrasi dengan tema Black Lives Matter terkait tewasnya pria kulit hitam George Floyd di Minneapolis, Amerika. Reuters

TEMPO.COSeattle – Wali Kota Seattle mengatakan pengiriman pasukan militer oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk memindahkan sejumlah demonstran di kota itu sebagai tindakan ilegal.

Saat ini ada sejumlah demonstran membuat kamp di area Distrik Capitol Hill di Seattle.

“Itu tindakan yang inkonstitusional dan ilegal mengirim militer masuk ke Seattle,” kata Jenny Durkan, yang berasal dari Partai Demokrat, seperti dilansir Reuters pada Jumat, 12 Juni 2020.

Durkan melanjutkan,”Tidak ada ancaman invasi ke Seattle dalam waktu dekat.”

Sejumlah aktivis menduduki area sejak polisi pada Senin awal pekan ini. Ini terjadi setelah sejumlah warga berdemonstrasi memprotes tewasnya seorang pria kulit hitam bernama George Floyd, 46 tahun, pada 25 Mei 2020. 

Floyd tewas setelah ditangkap seorang polisi kulit putih bernama Derek Chauvin karena diduga membeli rokok menggunakan uang palsu di Minneapolis. 

Ini terjadi sejak polisi memindahkan barikade jalan dan meninggalkan kantor polsek di sekitar lokasi.

Seorang pejabat kota mengatakan ini dilakukan untuk mengurangi ketegangan.

Lewat Youtube, Kepala Polisi Seattle, Carmen Best, mengatakan keputusan untuk meninggalkan kator polsek bukan berasal darinya.

Sejumlah demonstran menggunakan barikade polisi untuk menutup sebagian area di Gedung Capitol Hill. Mereka menyebutnya Capitol Hill Autonomous Zone.

Soal ini, Trump mengungkapkan penolakannya lewat televisi.

“Kita tidak akan membiarkan ini terjadi di Seattle. Jika kita harus masuk maka kita akan masuk,” kata Trump kepada Fox News pada Kamis.






Otopsi: Pria Kulit Hitam Ini Tewas karena Suntikan Paramedis setelah Ditangkap Polisi

3 hari lalu

Otopsi: Pria Kulit Hitam Ini Tewas karena Suntikan Paramedis setelah Ditangkap Polisi

Elijah McClain, pria kulit hitam yang ditangkap polisi di Colorado, AS pada 2019, meninggal karena overdosis obat penenang ketamin dari paramedis


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

4 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


50 Tahun Korea Selatan-Indonesia: Solusi Sikapi Konflik AS-Cina di Indo-Pasifik

9 hari lalu

50 Tahun Korea Selatan-Indonesia: Solusi Sikapi Konflik AS-Cina di Indo-Pasifik

Hubungan Indonesia-Korea Selatan diprediksi kian erat di tengah ketegangan di kawasan Indo-Pasifik antara Amerika Serikat dan Cina.


Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

13 hari lalu

Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

Pemulangan keluarga ISIS ke negara asalnya memakan waktu yang panjang, hingga empat tahun. Padahal kondisi kamp sudah tidak aman


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Rudal AS di Jet Tempur Ukraina, Akun TNI AD Diretas

14 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Rudal AS di Jet Tempur Ukraina, Akun TNI AD Diretas

Topik tentang video menunjukkan Ukraina memasang rudal Amerika ke jet-jet tempur Mig mereka menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Ketika Elizabeth 'Ngeprank' Turis AS yang Tak Tahu Ratu Inggris

18 hari lalu

Ketika Elizabeth 'Ngeprank' Turis AS yang Tak Tahu Ratu Inggris

Ratu Elizabeth pernah bertemu seorang turis Amerika Serikat yang tidak mengenalinya dan malah bertanya apakah pernah bertemu pemimpin Inggris itu.


Rumah Detensi Imigrasi untuk Pelanggar Asing

18 hari lalu

Rumah Detensi Imigrasi untuk Pelanggar Asing

Rumah Detensi Imigrasi Amerika Serikat dinilai menjadi praktik yang tidak adil dan tidak manusiawi dalam memenjarakan imigran


iPhone Kuasai Pasar Amerika Pertama Kali Sejak 2010

23 hari lalu

iPhone Kuasai Pasar Amerika Pertama Kali Sejak 2010

iPhone tidak melebihi jumlah ponsel Android sejak ponsel Android menyalip iPhone pada 2010.


FBI Sita Dokumen Intelijen Sangat Rahasia di Rumahnya, Trump: Ini Pembobolan

30 hari lalu

FBI Sita Dokumen Intelijen Sangat Rahasia di Rumahnya, Trump: Ini Pembobolan

Kehakiman AS sedang menyelidiki mantan Presiden Trump karena menghapus catatan Gedung Putih dan secara ilegal memegang dokumen sangat rahasia


WHO: Kasus Cacar Monyet Global Turun 21 Persen, Tapi Meningkat di Amerika

32 hari lalu

WHO: Kasus Cacar Monyet Global Turun 21 Persen, Tapi Meningkat di Amerika

Penurunan jumlah berpotensi menandakan wabah cacar monyet menurun di kawasan Eropa, namun tetap ada peningkatan di regional Amerika.