Amerika Minta Inggris Serahkan Pangeran Andrew untuk Diperiksa

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran Andrew, kiri dan Jeffrey Epstein, kanan. sumber: New York Post

    Pangeran Andrew, kiri dan Jeffrey Epstein, kanan. sumber: New York Post

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Hukum Amerika telah meminta Pemerintah Inggris untuk segera menyerahkan Pangeran Andrew. Hal tersebut berkaitan dengan tindak pidana perdagangan orang yang dilakukan Jeffrey Epstein, salah satu teman dekat Andrew. Andrew diyakini memiliki keterangan terkait tindak pidana tersebut.

    Permintaan diajukan oleh jaksa penuntut dari Kantor Pengacara Amerika di Manhattan. Mekanisme yang mereka gunakan adalah mutal legal assistance di mana negara-negara sahabat bisa bekerjasama untuk mengusut suatu perkara. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui perkembangan terbaru dari kerjasama itu.

    "Saya tidak bisa berkomentar soal komunikasi yang kami bangun tentang investigasi saat ini. Hal itu termasuk membenarkan ada tidaknya komunikasi di antara kami," ujar juru bicara Kantor Pengacara Amerika di Manhattan, Nick Biase, dikutip dari CNN, Senin, 8 Juni 2020.

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Epstein meninggal pada Agustus 2019 lalu sebelum sidangnya, soal perdagangan orang, sempat digelar. Epstein tidak hanya diperkarakan karena telah melakukan perdagangan orang, tetapi juga melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur.

    Meninggalnya Epstein tak ayal mempersulit jaksa mengungkap jaringan perdagangan manusia yang dipeliharanya. Alhasil, sebagai gantinya, mereka mulai menyasar orang-orang yang membantu Epstein menjalankan bisnis haramnya.

    Salah satu orang yang diincar adalah Pangeran Andrew, Adipati York. Pemicu hal tersebut adalah pengakuan salah satu korban dan saksi, Virginia Roberts Giuffre. Giuffre mengatakan bahwa ia, saat masih remaja, dipaksa berhubungan seksual dengan Pangeran Andrew. Berdasarkan dokumen kesaksiannya, Giuffre berhubungan dengan Andrew dan Epstein di tahun 2001.

    Pemerintah maupun Kerajaan Inggris belum mau berkomentar soal permohonan Amerika agar mereka bisa segera memeriksa Pangeran Andrew.

    ISTMAN MP | CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.