Lagi, Dokter di Arab Saudi Meninggal Tertular Virus Corona

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi dokter. fozto.com

    Ilustrasi dokter. fozto.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang dokter warga negara Suriah yang bekerja di Arab Saudi, Muhammad Muslih Qatranji, 57 tahun, meninggal karena terinfeksi virus corona. Qatranji bekerja di wilayah timur Arab Saudi pada sebuah klinik swasta dan meninggal pada Senin, 8 Juni 2020.

    Situs english.alarabiya.net mewartakan kematian Qatranji telah menambah daftar ekspatriat atau WNA yang bekerja di bidang medis di Arab Saudi yang meninggal. Total sudah tiga tenaga medis WNA yang meninggal di Arab Saudi.

    Petugas keamanan Saudi berdiri di depan Kabah di Masjidil Haram yang kosong, di tengah pandemi wabah Virus Corona di kota suci Mekah, Arab Saudi, 5 Mei 2020. Kementerian Agama menyatakan meniadakan Ibadah Haji 2020 karena pandemi Covid-19 masih menghantui dunia khususnya Arab Saudi. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

    Sebelum Qatranji meninggal, seorang dokter asal Sudan yang bekerja di Ibu Kota Riyadh, meninggal tertular virus corona. Kasus kedua, dokter asal Pakistan meninggal di Kota Mekah.

    Arab Saudi memiliki komunitas ekspatriat yang cukup besar, yang berasal dari berbagai belahan dunia. Sebelumnya pada April 2020, Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi membagikan pesan dukungan untuk masyarakat Saudi dari ribuan dokter warga negara Arab Saudi, yang bekerja di 41 negara di dunia  

    Sampai Minggu, 7 Juni 2020, Arab Saudi melaporkan ada lebih dari 100 ribu kasus virus corona di negara itu. Sedangkan pasien yang meninggal karena virus ini tercatat 712 orang dan 72.817 pasien sembuh. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.