Politikus Inggris Khawatir Gelombang Kedua Covid-19, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Inggris terlihat memadati pantai di kawasan selatan Inggris untuk menikmati cuaca panas pada 25 Mei 2020. Reuters

    Warga Inggris terlihat memadati pantai di kawasan selatan Inggris untuk menikmati cuaca panas pada 25 Mei 2020. Reuters

    TEMPO.CO, London - Sejumlah anggota parlemen Inggris mengaku merasa khawatir bakal muncul gelombang kedua wabah virus Corona atau Covid-19.

    Ini karena masyarakat berbondong-bondong pergi ke pantai dan menikmati berjemur di bawah sinar matahari dalam kondisi padat pada beberapa pekan terakhir.

    “Akan menjadi bencana lagi bagi bisnis jika terjadi lockdown kedua karena meningkatnya jumlah kasus barus akibat ribuan pengunjung itu,” kata Caroline Lucas, anggota parlemen dari Partai Hijau, untuk wilayah Brighton Pavillion.

    Ini karena ribuan warga Inggris terlihat memadai pantai di Kota Brighton, yang terletak di Inggris bagian selatan.

    “Bagi para pengunjung di Brighton, kami senang kalian datang. Tapi kami minta Anda sekarang pergi dulu hingga kota siap menyambut kalian," kata Lucas.

    Seorang anggota parlemen lainnya, Sheryll Murray, mengatakan dia merasa senang dengan banyaknya pengunjung.

    “Tapi kami tidak ingin melihat terjadi gelombang kedua virus Corona karena terlalu banyak orang datang ke pantai kami yang indah itu,” kata Murray.

    Situs Johns Hopkins University melansir ada sekitar 287 ribu kasus virus Corona di Inggris. Sebanyak sekitar 40 ribu orang meninggal dunia akibat wabah Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.