Demonstrasi Bela George Floyd Bergulir di Eropa dan Asia

Reporter

Editor

Budi Riza

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengenakan masker sambil berlutut saat ikuti aksi damai menentang kematian seorang pria berkulit hitam George Floyd, oleh petugas kepolisian Minneapolis, di Parliament Hill, di Ottawa, Ontario, Kanada, 5 Juni 2020. REUTERS/Blair Gable

TEMPO.COLondon – Ribuan orang di sejumlah negara Eropa dan Asia turun ke jalan pada Sabtu, 6 Juni 2020 memprotes kasus tewasnya seorang warga kulit hitam George Floyd oleh tindak kekerasan seorang polisi kulit putih di Amerika Serikat.

Aksi demonstrasi ini mengekspresikan perlakuan kasar polisi terhadap warga etnis minoritas.

George Floyd, 46 tahun, meninggal setelah seorang polisi kulit putih di Minneapolis, AS, menindih leher belakangnya dengan lutut saat proses penangkapan di jalan.

“Sejumlah demonstran di dekat rumah kediaman PM Inggris Boris Johnson melempar botol ke arah polisi yang berjaga. Polisi berkuda menghalau para demonstran,” begitu dilansir Reuters pada Sabtu, 6 Juni 2020.

Mayoritas demonstrasi dengan tema Black Lives Matter di Inggris berlangsung damai.

Misalnya, sekitar seribu demonstran berpawai melewati depan kantor Kedutaan Besar AS.

Mereka memblokir trafik lalu lintas sambil mengangkat sejumlah plakat.

Ribuan orang lainnya berkumpur di lapangan di depan gedung parlemen.

Mereka membawa plakat dengan tulisan “Black Lives Matter”.

Demonstran mengabaikan imbauan pemerintah untuk menghindari pertemuan besar karena ada risiko terinfeksi virus Corona.

“Saya ke sini untuk mendukung warga kulit hitam, yang diperlakukan buruk selama bertahun-tahun. Ini saatnya berubah,” kata Aisha Pemberton, seorang guru berusia 39 tahun.

Di Jerman, polisi menggunakan semprotan merica terhadap demonstran.

Polisi juga menyiapkan mobil semprotan air atau water canon.

Polisi mengatakan ada beberapa ratus demonstran yang berperilaku agresif.

“Serangan terhadap polisi tidak bisa dibenarkan,” cuit polisi di akun Twitter. Satu polisi terluka.

Di Paris, otoritas melarang demonstrasi yang akan digelar di depan Kedubes AS serta di rumput dekat Menara Eiffel.

Namun beberapa ratus orang berkumpul dengan plakat Black Lives Matter di lapangan Place de la Concorde.

Lapangan ini berlokasi di dekat gedung Kedubes AS di Paris dan Istana Presiden Elysee Prancis.

Ada sekitar 10 ribu orang berdemonstrasi di sejumlah kota di Australia seperti Sydney secara damai.

Mereka membawa bendera suku Aborigin dan mendesak polisi Australia berhenti bersikap kasar terhadap warga Aborigin.

Di Tokyo, demonstran memprotes tindakan polisi bersikap kasar terhadap seorang warga Kurdi.

Warga ini ditahan saat mengemudi kendaraannya dan diminta telungkup di jalan.

Panitia demonstran mengatakan mereka juga berunjuk rasa mendukung Black Lives Matter.

“Saya ingin menunjukkan ada rasisme di Jepang saat ini,” kata seorang siswa sekolah menengah atas Wakaba, yang enggan menyebutkan identitasnya.

Unjuk rasa juga terjadi di Seoul saat sejumlah aktivis dan warga asing mengenakan masker hitam bertuliskan “Saya tidak bisa bernapas”.

Ini merupakan kata-kata terakhir dari George Floyd saat dia tertelungkup di jalan dengan seorang polisi kulit putih menindih leher belakangnya menggunakan lutut.

Di Bangkok, sejumlah aktivis berdemonstrasi secara online karena ada larangan terkait virus Corona.

Mereka meminta masyarakat membuat foto dan video warga berpakaian hitam sambil mengepalkan tangan untuk mendukung gerakan Black Lives Matter terkait tewasnya George Floyd.






Rusia Disebut Mengalihkan Pasukan di Perbatasan

8 jam lalu

Rusia Disebut Mengalihkan Pasukan di Perbatasan

Rusia dilaporkan telah mengalihkan pasukan militernya dari perbatasan di pangkalan-pangkalan Eropa Utara selama invasinya ke Ukraina.


Pembangkit Batu Bara di Eropa Kerek HBA Awal Oktober jadi USD 330,97 per Ton

14 jam lalu

Pembangkit Batu Bara di Eropa Kerek HBA Awal Oktober jadi USD 330,97 per Ton

Pengoperasian kembali pembangkit batu bara di sebagian negara Eropa turut mengerek permintaan batu bara global.


Wabah Sifilis Hantui Eropa, Bintang Film Dewasa Inggris Takut Syuting

1 hari lalu

Wabah Sifilis Hantui Eropa, Bintang Film Dewasa Inggris Takut Syuting

Eropa dihantui wabah sifilis sehingga membuat bintang film dewasa berhenti bekerja. Mereka menuntut dibentuknya serikat pekerja bintang film panas. .


Mahasiswa BEM SI Tangkap Penyusup saat Demo di Patung Kuda Karena Keliru Pakai Jaket Almamater

3 hari lalu

Mahasiswa BEM SI Tangkap Penyusup saat Demo di Patung Kuda Karena Keliru Pakai Jaket Almamater

Mahasiswa dari BEM SI menangkap seorang penyusup karena keliru menggunakan jaket almamater saat demo di Patung Kuda. Diserahkan ke polisi.


BEM SI Demo Lagi Usai Jumatan Nanti, Mereka Sebut Gerakan Melawan Pengkhianatan Rezim

4 hari lalu

BEM SI Demo Lagi Usai Jumatan Nanti, Mereka Sebut Gerakan Melawan Pengkhianatan Rezim

BEM SI akan menggelar demo untuk menyuarakan sejumlah masalah dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo.


Krisis Rusia Ukraina: Eropa Hadapi Ancaman Pemadaman Telepon Seluler

4 hari lalu

Krisis Rusia Ukraina: Eropa Hadapi Ancaman Pemadaman Telepon Seluler

Krisis Rusia Ukraina mencapai babak baru bagi Eropa, ancaman pemadaman jaringan telepon seluler pada musim dingin


Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

6 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Luis de Guindos mengingatkan pertumbuhan ekonomi zona euro turun, bahkan bisa sampai nol


Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

7 hari lalu

Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

Massa buruh, petani dan nelayan yang tergabung dalam Komite Nasional Pembaruan Agraria menggelar demonstrasi di Gedung DPR.


Polisi dan TNI Turunkan 4.400 Personel untuk Jaga Demonstrasi di Jakarta Hari Ini

7 hari lalu

Polisi dan TNI Turunkan 4.400 Personel untuk Jaga Demonstrasi di Jakarta Hari Ini

Kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah menyiagakan 4.400 personel gabungan menjaga unjuk rasa di Jakarta, Selasa, 27 September 2022


Begini Alasan Polda Metro Mau Segera Pindahkan Titik Demonstrasi ke Monas

7 hari lalu

Begini Alasan Polda Metro Mau Segera Pindahkan Titik Demonstrasi ke Monas

Pemilihan tempat demonstrasi ini menurut Fadil sangat tepat, tidak saja bagi kelompok demonstran, tapi juga bagi anggota kepolisian dan warga.