Bayi Ini Selamat Ditemukan Terkubur dalam Lumpur

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang bayi ditemukan dikubur dalam lumpur pada 25 Mei 2020. Bayi itu selamat. Sumber: Newslions / SWNS.COM/mirror.co.uk

    Seorang bayi ditemukan dikubur dalam lumpur pada 25 Mei 2020. Bayi itu selamat. Sumber: Newslions / SWNS.COM/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang bayi di Uttar Pradesh, India, yang baru lahir dikubur hidup-hidup dalam lumpur dan secara ajaib ditemukan oleh penduduk desa dalam keadaan selamat. Bayi itu pun sampai sekarang masih hidup.

    Situs mirror.co.uk mewartakan bayi malang itu berjenis kelamin laki-laki. Dia ditemukan oleh warga desa lewat kakinya yang keluar dari kuburan lumpur.

    Seorang bayi ditemukan dikubur dalam lumpur pada 25 Mei 2020. Bayi itu selamat. Sumber: Newslions / SWNS.COM/mirror.co.uk

    Ketika itu, warga desa yang sedang membangun sebuah rumah dekat lokasi kejadian, mendengar suara bayi menangis. Mereka lalu mencari sumber suara dan melihat ada kaki mungil si bayi nongol dari kubangan lumpur.

    Bayi itu persisnya ditemukan di wilayah utara Uttar Pradesh, India, pada Senin, 25 Mei 2020. Penduduk yang menemukan bayi laki-laki langsung menggali lumpur yang menyelimuti tubuhnya dan pelan-pelan mengeluarkannya. Dia segera dilarikan ke rumah sakit.

    Tim dokter mengatakan bayi tersebut menelan lumpur sehingga menghalangi saluran nafasnya. Akan tetapi, bayi tersebut sekarang sudah dalam kondisi stabil.

    Masih belum diketahui kenapa bayi itu dikubur. Tidak diketahui pula apakah bayi itu dibuang dan dikubur hidup-hidup dengan sengaja.

    Seorang penduduk desa bernama Laxmi mengajukan diri untuk mengadopsi bayi itu, yang sekarang masih berada di bawah pengawasan dokter. Kasus ini sudah dilaporkan ke polisi dan sebuah investigasi sedang dilakukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Catatan Larangan Pemakaian Kantong Plastik di DKI Jakarta

    Pergub DKI Jakarta tentang larangan pemakaian kantong plastik berlaku 1 Juli 2020. Ada sejumlah sanksi denda dan pencabutan izin usaha bila melanggar.