Polisi New York Berlutut untuk Solidaritas kepada George Floyd

Petugas Kepolisian New York (NYPD) berlutut di Foley Square, Manhattan, New York, Amerika Serikat, 31 Mei 2020, sebagai aksi solidaritas terhadap George Floyd yang tewas ditangan polisi.[Peter Gerber/New York Post]

TEMPO.CO, Jakarta - Hanya beberapa jam setelah protes keras atas kematian George Floyd mengguncang New York, petugas kepolisian NYPD di Queens dan kemudian di Manhattan, berlutut di samping demonstran pada hari Minggu sebagai aksi solidaritas.

Video yang diunggah di Facebook menunjukkan setidaknya tiga petugas berlutut di jalan di persimpangan Jamaica Avenue dan 165th Street sekitar tengah hari ketika para pendemo mendukung mereka dan berterima kasih kepada mereka.

Dikutip dari New York Post, 1 Juni 2020, Polisi, dengan kepala tertunduk, kemudian ikut membaca nama-nama pria dan perempuan berkulit hitam yang tewas di tangan polisi.

Para pengunjuk rasa dan para petugas kemudian terlihat berjabat tangan dan berpelukan.

"Iya. Inilah cara kami bersatu," komentar satu orang.

Kemudian, pada hari Minggu malam, ribuan pengunjuk rasa berkumpul di Foley Square di Lower Manhattan, meneriakkan "NYPD, berlutut" pada petugas.

Setelah beberapa desakan dari kerumunan, setidaknya empat polisi berlutut dan disambut dengan sorakan massa, menurut video yang beredar di media sosial.

Aleeia Abraham, presiden kelompok komunitas BlaQue Resources Network, yang membantu mengorganisir protes Queens sebelumnya, mengatakan momen persatuan di sana sangat mengejutkan.

"Tidak ada di antara kita yang pernah melihat hal seperti itu," katanya. "Pada saat itu, mereka mengerti mengapa kami sangat marah."

Dikutip dari CNN, Aleeia Abraham merekam video para polisi yang berlutut saat unjuk rasa di Queens menyerukan keadilan bagi George Floyd, yang meninggal ketika ditangkap di Minneapolis, dan sebagai protes atas pembunuhan tak masuk akal orang kulit hitam lainnya.

Polisi telah diundang untuk berlutut oleh pendeta The Excelling Church, yang juga membantu mengorganisir protes, kata Abraham.

"Semoga mereka bisa memberi contoh bagi penegak hukum bagaimana menangani para pendemo," katanya.

Momen solidaritas terjadi setelah sehari dan malam protes tegang di lima wilayah yang mengakibatkan sedikitnya 345 penangkapan dan 33 polisi terluka.

Bahkan ketika kota-kota di seluruh Amerika Serikat telah diguncang demonstrasi berhari-hari, pemandangan yang serupa muncul pada akhir pekan. Di Florida, pada Sabtu, beberapa petugas dari berbagai lembaga keamanan berlutut dengan pengunjuk rasa dalam doa di depan Balai Kota Coral Gables, menurut laporan CNN.

Di Michigan, Sheriff Genesee County, Chris Swanson, berjalan dengan para pengunjuk rasa setelah mereka meneriakkan "berjalan bersama kami!"

"Ayo, ayo," kata Swanson saat dia dan kerumunan yang bersorak melanjutkan. "Di mana kamu ingin berjalan? Kami akan berjalan sepanjang malam."

Pawai New York itu damai dan melibatkan beberapa ratus orang, kata Abraham.

Pos polisi 103th NYPD's Precinct berada di dekat tempat pawai diadakan di lingkungan Jamaika di Queens, jadi polisi tahu tentang aksi dan sudah berjaga di sana.

Seorang pendeta mengundang para petugas untuk datang ke lingkaran pengunjuk rasa untuk berlutut bersama mereka, yang disambut dengan sorak-sorai dari kerumunan.

Tidak semua petugas berlutut, kata Abraham, tetapi dia mengapresiasi para petugas yang berlutut.

"Saya benar-benar ingin menjadi jelas bahwa itu tidak cukup. Ini awal yang baik, tetapi tidak cukup dekat," katanya.

Protes meletus selama enam hari di seluruh AS atas kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam tak bersenjata, di tangan seorang petugas polisi kulit putih di Minneapolis, Minnesota.

Setidaknya 40 kota memberlakukan jam malam dan anggota Garda Nasional telah diaktifkan di 15 negara bagian dan Washington DC untuk mengendalikan unjuk rasa solidaritas untuk George Floyd.






Teguk Buka Gerai di New York, 80 Persen Menunya Tak Ada di Indonesia

2 hari lalu

Teguk Buka Gerai di New York, 80 Persen Menunya Tak Ada di Indonesia

Teguk resmi membuka gerainya di 248 Mott Street, New York, Amerika Serikat.


Otopsi: Pria Kulit Hitam Ini Tewas karena Suntikan Paramedis setelah Ditangkap Polisi

6 hari lalu

Otopsi: Pria Kulit Hitam Ini Tewas karena Suntikan Paramedis setelah Ditangkap Polisi

Elijah McClain, pria kulit hitam yang ditangkap polisi di Colorado, AS pada 2019, meninggal karena overdosis obat penenang ketamin dari paramedis


Hanin Dhiya Tak Sangka Wajahnya Terpampang di Times Square New York

9 hari lalu

Hanin Dhiya Tak Sangka Wajahnya Terpampang di Times Square New York

Tampil di billboard Times Square New York, Hanin Dhiya mewakili musisi perempuan Indonesia dalam menyuarakan kesetaraan gender di industri musik.


Debut Jeno NCT Jadi Idol Pertama Pembuka Show di New York Fashion Week

14 hari lalu

Debut Jeno NCT Jadi Idol Pertama Pembuka Show di New York Fashion Week

Jeno NCT menjadi model pembuka fashion show Peter Do di New York Fashion Week


Dor, Presiden Amerika Serikat ke-25 William McKinley Tewas Ditembak 121 Tahun Lalu

15 hari lalu

Dor, Presiden Amerika Serikat ke-25 William McKinley Tewas Ditembak 121 Tahun Lalu

Presiden Amerika Serikat ke-25, William Mckinley dibunuh 121 tahun lalu ditembak Czolgosz yang merasa pemerintahannya penuh korup.


Kisah Perjuangan Ibu Tupac Shakur Aktivis Partai Black Panther, Muncullah Lagu Dear Mama

16 hari lalu

Kisah Perjuangan Ibu Tupac Shakur Aktivis Partai Black Panther, Muncullah Lagu Dear Mama

Begini perjuangan Afeni Shakur, ibu dari rapper Tupac Shakur termasuk aktivis di Partai Black Panther. Dan, 26 tahun lalu Tupac Shakur tewas ditembak


Gaya Febby Rastanty Jelajah The Big Apple dengan Koleksi Kate Spade New York

16 hari lalu

Gaya Febby Rastanty Jelajah The Big Apple dengan Koleksi Kate Spade New York

Febby Rastanty sempat menghadiri fashion show Kate Spade New York di New York Fashion Week


Mengenang Rapper Tupac Shakur, Ditembak Mati Saat Usianya 25 Tahun

16 hari lalu

Mengenang Rapper Tupac Shakur, Ditembak Mati Saat Usianya 25 Tahun

Karya musik Tupac Shakur telah didengar banyak kalangan. Sayang, pada 7 September 1996 ia ditembak orang tak dikenal, 6 hari kemudian ia tewas.


Akhir Kisah Menara Kembar WTC dalam Teror 9/11

17 hari lalu

Akhir Kisah Menara Kembar WTC dalam Teror 9/11

Kompleks menara kembar World Trade Center atau WTC menjadi lokasi ledakan teroris secara besar-besaran saat peristiwa tragedi 9 September 2011.


Teror 11 September 21 Tahun Lalu: Detik-detik Penabrakan WTC New York dan Pentagon

19 hari lalu

Teror 11 September 21 Tahun Lalu: Detik-detik Penabrakan WTC New York dan Pentagon

Kejadian rangkaian teror 11 September 2001 atau 11/9 ke Menara WTC New York dan Pentagon itu merenggut 3.000 nyawa dan 6.000 orang lainnya luka-luka.