Pelonggaran Lockdown di India Hanya untuk Wilayah Tertentu

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita menggendong kedua anaknya saat mengantre sebelum memasuki stasiun kereta api di Mumbai, India, 20 Mei 2020. Perpanjangan lockdown membuat para buruh migran tidak memiliki pekerjaan dan lebih memilih kembali ke kampung halaman mereka. REUTERS/Francis Mascarenhas

    Seorang wanita menggendong kedua anaknya saat mengantre sebelum memasuki stasiun kereta api di Mumbai, India, 20 Mei 2020. Perpanjangan lockdown membuat para buruh migran tidak memiliki pekerjaan dan lebih memilih kembali ke kampung halaman mereka. REUTERS/Francis Mascarenhas

    TEMPO.CO, Jakarta - Mal, hotel, restoran dan tempat-tempat ibadah di penjuru India bakal buka kembali per 8 Juni 2020 menandai berakhir lockdown fase pertama. Namun pelonggaran lockdown belum berlaku bagi area-area yang kasus virus coronanya masih tinggi.

    Kementerian Dalam Negeri India pada Sabtu, 30 Mei 2020 menyebut aktivitas yang sebelumnya dilarang, akan dikendurkan terhitung mulai 8 Juni nanti di area-area yang kasus virus coronanya mulai turun.

    India memberlakukan lockdown nasional demi memutus rantai penyebaran virus corona pada 25 Maret 2020. Lockdown tahap berikutnya hanya akan bersifat karantina wilayah.

    Itu artinya, area-area yang masih tinggi kasus virus coronanya masih harus menjalani lockdown sampai 30 Juni 2020. Mumbai dan Delhi adalah beberapa Kota yang kasus Covid-19 masih tinggi. 

    Jam malam masih akan diberlakukan, namun waktunya berubah menjadi 9 malam – 5 subuh, sebelumnya jam malam berlaku mulai pukul 7 malam – 7 pagi.

    Para pekerja migran membawa barang-barangnya saat berjalan menyusuri jalur kereta untuk dapat kembali ke kampung halamannya Bihar timur saat penerapan lockdown guna mencegah penyebaran COVID-19 di Ghaziabad, India, 13 Mei 2020. REUTERS/Adnan Abidi

    Dengan pelonggaran lockdown di sejumlah wilayah, maka bioskop, sekolah dan penerbangan internasional akan dibuka lagi setelah dilakukan evaluasi dalam beberapa pekan ke depan. Adapun pembukaan kembali sekolah dan universitas akan dilakukan pada Juli 2020 setelah konsultasi dengan otoritas sejumlah negara bagian, orang tua murid dan pihak terkait lainnya.

    Situs ndtv.com mewartakan dalam pelonggaran lockdown di sejumlah wilayah, nantinya tidak aka nada pembatasan gerak masyarakat atau barang lintas negara bagian di India. Izin untuk melintasi negara bagian kemungkinan tidak akan diperlukan lagi, namun semua itu berpulang pada kebijakan negara-negara bagian.

    “Fase pertama pembukaan lockdown akan memfokuskan pada sektor perekonomian,” demikian keterangan Pemerintah India.

    Data GDP Pemerintah India memperlihatkan pertumbuhan ekonomi negara itu melambat dalam 11 tahun terakhir karena dampak besar lockdown. Masyarakat India pun banyak yang kehilangan pekerjaan akibat lockdown.

    Kementerian Dalam Negeri India menjelaskan penerbangan internasional, layanan transportasi metro, bioskop, tempat olahraga, kolam renang, taman hiburan, dan bar bisa buka lagi pada Juni nanti setelah Kementerian Dalam Negeri melakukan diskusi lebih lanjut berdasarkan penilaian situasi saat ini. Sedangkan aktivitas sosial, politik, keagamaan, budaya dan jenis acara kumpul-kumpul lainnya masih belum diperbolehkan.    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.