Kisah Heroik Guru di Malaysia Selamatkan 5 Remaja Jatuh ke Jurang

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang guru SD di Malaysia menyelamatkan lima remaja perempuan yang kecelakaan dan tercebur ke jurang. Sumber: Facebook/harianmetro/asiaone.com

    Seorang guru SD di Malaysia menyelamatkan lima remaja perempuan yang kecelakaan dan tercebur ke jurang. Sumber: Facebook/harianmetro/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang guru menempatkan hidupnya dalam bahaya demi menyelamatkan lima remaja perempuan dari bahaya hanyut di sebuah arus yang bergerak sangat deras. Musibah itu terjadi pada 27 Mei 2020 saat mobil yang ditumpangi lima remaja perempuan itu jatuh ke sebuah jurang di Kampung Teluk Sena, Kampung Gajah, Malaysia.  

    Situs asiaone.com mewartakan guru SD yang bertindak heroik itu diketahui bernama Nor Imran Maula Abd Jalil, 31 tahun. Saat dia dalam perjalanan ke Hutan Melintang sekitar pukul 12.20 siang, dia melihat kecelakaan yang dialami lima remaja perempuan tersebut.

    Nor Imran menceritakan dia sangat terkejut ketika satu dari lima korban keluar tiba-tiba dari semak-semak dan menghentikan mobil yang dikemudikan Nor Imran untuk meminta bantuan.

    “Dalam fikiran saya, remaja perempuan itu mungkin baru saja ditabrak sebuah sepeda motor. Jadi saya berhenti untuk melihat situasinya. Korban yang menggigil memohon bantuan agar menyelamatkan teman-temannya,” kata Nor Imran.

    Tanpa membuang tempo, Nor Imran segera berlari ke tepi jurang dan melihat ada dua orang berpegang pada sebuah ranting pohon di tepi jurang dan dua orang lainnya berusaha melawan arus yang menyeretnya. Tanpa banyak pikir, Nor Imran melompat ke sungai yang berarus deras untuk menyelamatkan empat remaja perempuan itu.

    “Saya pertama kali berenang ke arah dua korban yang berusaha melawan arus yang menyeret mereka. Saya berhasil menangkap ke duanya dan menarik mereka ke tepi. Pada saat yang sama, dua korban lainnya yang menempel pada saya, terlepas karena arus yang sangat kuat. Saya melompat lagi ke dalam air dan bisa menemukan mereka hingga mereka bisa memegang tangan saya,” kata Nor Imran.

    Dari total 5 remaja perempuan itu, empat dalam kondisi sadar dan satu orang lainnya pingsan. Untungnya ada dua orang asing yang berhenti melihat kejadian ini dan memberikan bantuan serta melakukan cardiopulmonary resuscitation (CPR) pada korban yang pingsan.

    “Saya senang mereka semua akhirnya sadar, meski mereka masih mengalami trauma. Mobil Proton Saga yang mereka kemudikan sudah tercebur ke dalam jurang yang berair dan mereka berhasil diselamatkan,” kata Nor Imran.

    Kelima remaja perempuan tersebut rata-rata berusia 18 tahun. Mereka lalu dibawa ke Rumah Sakit Teluk Intan dan Changkat Melintang untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Nor Imran meyakinkan dia berniat mengunjungi para remaja yang ditolongnya itu ke rumah sakit guna memastikan mereka benar-benar pulih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.