Spanyol Berkabung 10 Hari untuk Hormati Korban Meninggal COVID-19

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga terkurung di rumah mereka saat ikuti penerapan Lockdown dalam memutus penyebaran Virus Corona, menari di balkon rumah mereka di Barcelona, Spanyol 17 April 2020. REUTERS/Nacho Doce

    Warga terkurung di rumah mereka saat ikuti penerapan Lockdown dalam memutus penyebaran Virus Corona, menari di balkon rumah mereka di Barcelona, Spanyol 17 April 2020. REUTERS/Nacho Doce

    TEMPO.CO, Jakarta -Spanyol berkabung selama 10 hari untuk menghormati hampir 30 ribu orang tewas akibat wabah virus corona atau COVID-19.

    Hari berkabung dimulai besok, 27 Mei 2020 hingga 10 hari ke depan, seperti dilaporkan Channel News Asia. 

    Juru bicara pemerintah Spanyol kepada wartawan, Maria Jesus Montero yang menjelaskan tentang Spanyol berkabung selama 10 hari. Selanjutnya, dia mengtakan bendera nasional akan dikibarkan setengah tiang di semua gedung dan kapal milik Angkatan Laut Spanyol selama berkabung.

    Di hari terakhir Spanyol berkabung, akan diadakan acara resmi yang dipimpin kepala negara.

    Spanyol merupakan salah satu negara yang paling parah diterjang wabah corona di dunia. Sebanyak 26,834 orang meninggal dan 235,400 kasus infeksi virus corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.