Gempa Terjadi Saat Diwawancarai, Jacinda Ardern Malah Tertawa

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern tersenyum ketika menghadiri pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, 22 Januari 2019. [REUTERS / Arnd Wiegmann]

    Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern tersenyum ketika menghadiri pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, 22 Januari 2019. [REUTERS / Arnd Wiegmann]

    TEMPO.CO, Jakarta - Gempa di Selandia Baru, yang terjadi pagi ini, tidak menghentikan Perdana Menteri Jacinda Ardern untuk menyelesaikan wawancaranya dengan The AM Show yang berlangsung via video conference. Alih-alih ketakutan dan mengungsi, Ardern malah tetap di tempat dan mengajak pewawancaranya, Ryan Bridge, bercanda.

    "Gempang yang cukup besar di sini Ryan, jika kamu bisa melihat benda-benda di belakang saya bergerak. Beehive (Gedung Parlemen Selandia Baru) terasa bergoyang," ujar Ardern sambil tertawa, Senin, 25 Mei 2020.

    Ketika gempa terjadi, hampir seluruh benda di sekitar Ardern bergoyang, mulai dari podium hingga bendera Selandia Baru yang tersusun rapih di belakangnya. Pewarta video yang menyorot Ardern bahkan sempat kesulitan menjaga frame video yang bergerak tak beraturan akibat goncangan gempa.

    Gempa itu sendiri berasal dari titik yang tak jauh dari Wellington, ibu kota Selandia Baru. Dikutip dari kantor berita Reuters, titik gempa berada di posisi 30 kilometer di barat laut Wellington dan berada di kedalaman 37 kilometer.

    Bridge, selaku pembawa acara, sempat menanyakan Ardern apakah dirinya aman dan bersedia untuk melanjutkan wawancara. Ardern, sambil tersenyum, mengatakan bahwa dirinya tidak apa-apa karena gempa juga sudah berhenti.

    "Kami semua di sini baik-baik saja. Saya sendiri tidak berdiri di bawah lampu apapun. Saya rasa gedung ini (Beehive) secara struktur cukup kuat untuk menahan gempa," ujarnya, masih tersenyum.

    Berbeda dengan Ardern, warga di Wellington sempat panik dengan kehadiran gempa berskala 5,8 richter itu. Gempa itu tersendiri terjadi selama kurang lebih 30 detik, memaksa sejumlah warga yang sudah kembali bekerja untuk bersembunyi di bawah meja.

    Terlepas dari situasi di Wellington yang sempat panik, ketenangan Ardern di tengah gempa membuat video wawancaranya viral. Banyak netizen memuji sikapnya, mengatakan bahwa Ardern menunjukkan kualitas pemimpin yang benar-benar bisa bertahan di bawah tekanan, bahkan yang bersifat harafiah seperti gempa.

    "Video itu menunjukkan kemampuannya untuk bertahan dan tetap tenang di situasi buruk. Hal itu yang membuatnya terkenal seperti sekarang," ujar akun Murali Seetharaman, warga Selandia Baru yang menonton wawancara Ardern. Jacinda Ardern, beberapa bulan terakhir, dipuji karenan keberhasilannya menekan pandemi virus Corona.

    ISTMAN MP | REUTERS | THE GUARDIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.