KBRI Kairo Fasilitasi Repatriasi 129 WNI di Tengah Virus Corona

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi penumpang pesawat (pixabay.com)

    ilustrasi penumpang pesawat (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - KBRI Kairo, pemerintah Mesir dan Air Cairo bekerja sama untuk memfasilitasi pemulangan 129 WNI kembali ke Indonesia pada 21 Mei 2020. Ke-129 WNI itu terkatung-katung (stranded) di Mesir akibat kebijakan penutupan penerbangan komersil penumpang internasional di Mesir yang berlangsung sejak 19 Maret 2020 demi menekan penyebaran virus corona.

    KBRI Kairo dalam keterangan tertulis menjelaskan WNI yang mengalami stranded di Mesir terus bertambah. Mereka mayoritas adalah peserta kursus atau pelatihan baik Bahasa Arab maupun Ilmu Agama Islam yang telah menyelesaikan programnya sejak awal Mei 2020.

    Duta Besar RI di Cairo, Mesir Helmy Fauzy menyalurkan bantuan tahap kedua kepada WNI dalam hal ini 986 mayoritas mahasiswa sehubungan wabah virus Corona, Jumat, 17 April 2020. [KBRI Cairo, Mesir]

    Ke-129 WNI tersebut  yang direpatriasi tersebut terdiri dari 108 siswa Sekolah Al Irsyad Purwokerto yang telah menyelesaikan program pelatihan Bahasa Arab di Mesir, dan sisanya peserta pelatihan dakwah serta WNI yang tengah berkunjung ke Mesir persis saat lockdown diberlakukan Mesir.

    Repatriasi pada 21 Mei 2020 itu merupakan tahap II, yang kembali menggunakan maskapai Air Cairo dengan skema chartered flight atau sewa pesawat. Pesawat itu nantinya akan kembali ke Ibu Kota Kairo tanpa penumpang atau kosong.

    Biaya sewa pesawat dibebankan kepada masing-masing WNI peserta repatriasi. Pesawat berangkat dari Kairo pada 21 Mei 2020 pukul 07.30 pagi waktu setempat, dan tiba di Jakarta tanggal 22 Mei 2020 pukul 03.00 dini hari WIB. 

    “KBRI Cairo telah berkoordinasi dengan Pusat, Pemerintah Mesir dan Air Cairo untuk persiapan repatriasi tersebut. Repatriasi Tahap II ini berbeda dengan repatriasi sebelumnya, di mana kali ini menyewa pesawat Air Cairo sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi lebih besar,” jelas Dubes RI Cairo, Helmy Fauzy.

    Seluruh peserta repatriasi tahap II telah diminta untuk melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang telah ditentukan sebagai syarat untuk kembali ke tanah air. Untuk kelancaran perjalanan hingga ke daerah masing-masing di Indonesia, seluruh peserta repatriasi telah dibekali dengan surat keterangan dari KBRI Kairo.

    Sebelumnya repatriasi tahap I dilakukan pada 25 April 2020 dengan membawa 75 WNI. Ketika itu, KBRI Kairo mendapatkan tawaran dari Pemerintah Mesir untuk memanfaatkan pesawat yang akan mengevakuasi warga negara Mesir yang terkatung-katung di Jakarta dan di Bali  akibat dampak pandemi Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.