Diselingkuhi, Perempuan Ini Kirimi Mantan Pacar Seribu Kg Bawang

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zhao mengirimkan seribu kilogram bawang merah ke mantan pacarnya yang berselingkuh agar dia menangis. Sumber: Weibo/Sina News/asiaone.com

    Zhao mengirimkan seribu kilogram bawang merah ke mantan pacarnya yang berselingkuh agar dia menangis. Sumber: Weibo/Sina News/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan di Cina membeli seribu kilogram bawang merah untuk dikirim ke mantan pacarnya. Pada paket seribu bawang tersebut, tertulis catatan ‘saya sudah menangis tiga hari, sekarang giliran mu’.

    Situs asiaone.com mewartakan perempuan yang mengirimi bawang kepada mantan pacarnya diketahui bermarga Zhao. Kekasih Zhao ketahuan sudah berselingkuh saat Zhao melihat isi ponsel pacarnya itu.   

    Zhao mengirimkan bawang merah ke mantan pacarnya yang selingkuh. Sumber: asiaone.com/Weibo/Sina News

    Setelah keduanya putus, Zhao sangat kecewa dan menangis sampai berhari-hari. Sedangkan mantan kekasihnya menjalani hidup tanpa kesedihan atau kedukaan.

    Melihat betapa tidak adilnya kondisi ini, Zhao pun pada 16 Mei 2020 memutuskan mengirimkan mantan pacarnya itu satu ton bawang merah yang diberikan di depan pintu rumah mantan pacarnya di Shandong, Cina.  

    Yang terjadi, mantan pacar Zhao tidak menangisi hal ini. Dia malah menjual kembali bawang merah itu dan mendapatkan lebih dari seribu yuan atau Rp 2 juta   

    Zhou ingin membuat seseorang menangis dan tujuannya itu nyaris tercapai. Kurir pengantar bawang itu matanya berkaca-kaca perih saat menurunkan bawang merah tersebut dari dalam truknya ke tempat yang dituju.  

    Kurir bawang merah itu menceritakan dia harus 50 kali bolak-balik dalam 5 jam untuk memindahkan seribu kilogram bawang merah dari truknya ke rumah mantan pacar Zhao.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.