Rusia Akan Buka Kantor Konsulat Jenderal di Wuhan Cina

Para penumpang berjalan di Stasiun Metro Jianghan Road di Wuhan, Provinsi Hubei, China, 22 April 2020. Mulai Rabu, 22 April semua transportasi umum di Wuhan kembali beroperasi seperti sediakala. Xinhua/Xiao Yijiu

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Luar Negeri Rusia berencana membuka sebuah kantor konsulat di Wuhan yang merupakan Ibu Kota Provinsi Hubei, Cina. Keinginan itu disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk Cina, Andrey Denisov pada Rabu, 20 Mei 2020.

“Kami sudah cukup lama mengenal Kota Wuhan. Sebelum Wuhan, ada Kota Hankou. Rusia diperkenalkan di Hankou pada akhir abada ke-19, disana sudah ada sebuah kantor konsulat jenderal (Rusia). Sekarang Kementerian Luar Negeri Rusia sudah memutuskan membuka kembali kantor konsulat jenderal (Konjen) di Wuhan. Kami berharap ketika anggarannya sudah disetujui, kami bisa memulihkan kehadiaran kami di Wuhan,” kata Denisov, seperti dikutip dari rt.com.

Para siswa sekolah menengah atas (SMA) tingkat akhir membuka papan transparan yang dipasang di masing-masing meja untuk memisahkan setiap siswa sebagai langkah pencegahan penyebaran COVID-19 di Sekolah Menengah No. 23 Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei, China, 6 Mei 2020. Xinhua/Xiao Yijiu

Dalam pernyataanya seperti dikutip dari kantor berita TASS, Denisov juga mengutarakan antusiasmenya melihat kehidupan kembali berjalan normal di Provinsi Hubei dan Ibu Kota Wuhan. Wuhan telah menjadi wilayah pertama tempat penyebaran virus corona yang mematikan.

Sebelumnya Moskow dan Beijing pada September 2015 sudah saling setuju untuk membuka kantor konsulat jenderal di beberapa kota di Rusia, seperti Vladivostok dan Kazan. Sedangkan Rusia membuka kantor konsulat jenderal di Kota Harbin dan Wuhan.

Rusia sebenarnya sudah punya departemen kekonsuleran di kantor Kedutaan Besar Rusia di Beijing. Rusia juga punya departemen kekonsuleran di Guangzhou, Harbin, Shanghai, Shenyang dan Hong Kong.

Pada akhir Desember 2019, otoritas Cina memberitahu Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO soal wabah virus corona di Kota Wuhan yang terletak di wilayah tengah Cina. Sejak laporan itu, virus corona sudah dilaporkan di lebih dari 100 negara di dunia.






Top 3 Dunia: Unjuk Rasa Menolak Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

2 menit lalu

Top 3 Dunia: Unjuk Rasa Menolak Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

Top 3 dunia pada 26 September 2022, di antaranya mobilisasi militer Rusia ke Ukraina yang mendapat penolakan dari warganya sendiri.


Lagi, Volodymyr Zelensky Klaim Ukraina Menangi Pertempuran

11 jam lalu

Lagi, Volodymyr Zelensky Klaim Ukraina Menangi Pertempuran

Volodymyr Zelensky mencatat pertempuran sengit dengan Rusia masih terjadi di garis depan dengan total panjang lebih dari 2 ribu kilometer.


Penembakan di Sekolah Rusia, 9 Tewas termasuk 5 Anak-Anak

13 jam lalu

Penembakan di Sekolah Rusia, 9 Tewas termasuk 5 Anak-Anak

Seorang pria bersenjata menembak mati sembilan orang, termasuk lima anak-anak, di sebuah sekolah di Udmurtia, Rusia.


Putin Angkat 'Tukang Jagal Mariupol' sebagai Wakil Menteri Pertahanan

14 jam lalu

Putin Angkat 'Tukang Jagal Mariupol' sebagai Wakil Menteri Pertahanan

Presiden Putin memecat Wakil Menteri Pertahanan Dmitry Bulgakov digantikan jagal Mariupol Mikhail Mizintsev, yang memimpin pengepungan di Mariupol


Ukraina Mengejek Langkah Putin Mobilisasi Militer Rusia

14 jam lalu

Ukraina Mengejek Langkah Putin Mobilisasi Militer Rusia

Melalui Twitter, Pemerintah Ukraina membagikan video dengan konten polisi Rusia yang memukuli dan menangkap orang-orang yang memprotes pemanggilan tersebut.


Kazakhstan Tolak Akui Referendum di Ukraina Timur, meski Bermitra dengan Rusia

15 jam lalu

Kazakhstan Tolak Akui Referendum di Ukraina Timur, meski Bermitra dengan Rusia

Kazakhstan tidak akan mengakui kemungkinan pencaplokan wilayah timur Ukraina oleh Rusia melalui referendum, meski mereka merupakan mitra Moskow


Rusia Lindungi Wilayah yang Dicaplok, Ukraina Tak Akan Menyerah

15 jam lalu

Rusia Lindungi Wilayah yang Dicaplok, Ukraina Tak Akan Menyerah

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menjanjikan perlindungan penuh atas wilayah Ukraina yang dicaplok melalui referendum yang dinilai Barat ilegal


Ukraina Terima Sistem Pertahanan Udara Canggih NASAMS dari AS

16 jam lalu

Ukraina Terima Sistem Pertahanan Udara Canggih NASAMS dari AS

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan Ukraina telah menerima sistem pertahanan udara NASAMS yang canggih dari Amerika Serikat.


Mobilisasi Militer Rusia Ditolak di Dagestan, 100 Orang DItahan

22 jam lalu

Mobilisasi Militer Rusia Ditolak di Dagestan, 100 Orang DItahan

Sedikitnya 100 orang ditahan karena protes menentang mobilisasi parsial di Dagestan, wilayah selatan Rusia yang penduduknya mayoritas Muslim


Lansia dan Orang Sakit Dipanggil Wajib Militer, Rusia Berjanji Perbaiki Kesalahan

22 jam lalu

Lansia dan Orang Sakit Dipanggil Wajib Militer, Rusia Berjanji Perbaiki Kesalahan

Rusia berjanji memperbaiki kesalahan dalam pemanggilan mobilisasi wajib militer ke Ukraina, setelah sejumlah lansia dan orang sakit dipanggil bertugas