Trump Tolak Mekanisme Voting Via Surat di Pemilu Amerika

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Donald Trump mengancam akan menghukum negara-negara bagian yang memperbolehkan mekanisme voting via surat pada Pemilu Amerika, November nanti. Hukuman yang ia siapkan, menahan anggaran dari negara bagian tersebut.

    Trump menyebut mekanisme voting via surat sebagai langkah yang illegal. Dan, seperti biasanya, Trump tidak menyebutkan secara spesifik aturan mana yang menyatakan voting via surat sebagai hal terlarang.

    "Keputusan (voting lewat surat) itu illegal dan diputuskan tanpa sepengetahuan Kementerian Luar Negeri. Saya akan menahan anggaran jika ada negara bagian yang melakukan penipuan tersebut," ucap Trump di Twitter sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Rabu, 20 Mei 2020.

    Ancaman Trump dipicu aksi negara bagian Michigan dan Nevada untuk memperbolehkan surat suara tidak digunakan di TPS namun di rumah dan kemudian dikirim via surat. Hal tersebut mereka wacanakan untuk mengantisipasi kemungkinan situasi pandemi virus Corona (COVID-19) tidak mereda hingga pemilu digelar

    Sekretaris Negara Bagian Michigan, Jocelyn Benson, menjelaskan bahwa pemerintahannya tidak ingin membuat masyarakat kebingungan antara memilih menggunakan hak suara atau melindungi kesehatan mereka. Itulah kenapa, kata ia, kemudian tercetus ide untuk memperbolehkan warga mengirim hasil pilihan mereka via surat.

    "Sebanyak 7,7 juta warga Michigan akan menerima surat suara pemilu sebelum bulan November nanti. Jadi, mereka tidak harus memilih antara kesehatan atau hak suara," ujar Benson.

    Nevada malah sudah memutuskan agar pilihan warganya bisa dikirim via surat dibandingkan datang ke TPS. Rencananya, hal itu akan diterapkan pertama kali pada pemilihan kandidat presiden yang berlangsung pada 9 Juni nanti. Belum diketahui apakan kebijakan itu akan diubah menyusul kemarahan Trump.

    Menanggapi ancaman yang ada, Partai Demokrat menduga Trump mencoba menekan keterlibatan pendukung Demokrat di pemilu nanti. Padahal, kata mereka, tidak ada bukti yang menunjukkan pemilihan via surat berpotensi menyebabkan penipuan.

    Hingga berita ini ditulis, Amerika tercatat memiliki 1,5 juta kasus dan 93 ribu korban meninggal akibat virus Corona (COVID-19)

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.