Polisi Filipina Grebek Rumah Sakit Ilegal Pasien Corona Asal Cina

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas medis menggunakan masker saat beristirahat usai menangani pasien positif virus corona atau Covid-19 di sebuah gereja di Makati City, Metro Manila, Filipina, 1 April 2020. REUTERS/Eloisa Lopez

    Sejumlah petugas medis menggunakan masker saat beristirahat usai menangani pasien positif virus corona atau Covid-19 di sebuah gereja di Makati City, Metro Manila, Filipina, 1 April 2020. REUTERS/Eloisa Lopez

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi Filipina telah menggrebek rumah sakit ilegal dan toko obat untuk warga Cina yang diduga tertular virus corona di di Clark Freeport dan Kawasan Ekonomi Khusus di barat laut Manila.

    Dalam penggrebekan Selasa kemarin, menurut Rhoderick Armamento, perwira tinggi di kepolisian Filipina, satu vila diubah menjadi rumah sakit dengan tujuh tempat tidur dan satu toko obat khusus untuk pasien warga Cina.

    Dua pegawai administrasi rumah sakit itu ditangkap.

    Lalu lebih dari 200 perlengkapan rapid tes virus corona merek Cina dan jarum suntik bekas pakai telah ditemukan dalam keranjang sampah.

    "Mereka telah menjalankan praktek kedokteran dan memberi resep obat tanpa lisensi," kata Armamento melalui telepon kepada AP sebagaimana dilaporkan Arab News, 20 Mei 2020.

    "Pasien-pasien warga Cina yang dibawa ke sana mungkin masih berkeliaran di tempat umum dan dapat menularkan ke orang lain."

    Warga Cina yang berkunjung ke rumah sakit ilegal itu kemungkinan sebagian besar pekerja di tempat judi online di Clark, bekas pangkalan Angkatan Udara Amerika Serikat yang kini berubah sebagai pusat bisnis komersial dan rekreasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.