Rumah Sakit Arab Saudi Libatkan Psikolog Tangani Pasien Corona

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja memasuki gerbang sterilisasi mandiri baru di Masjidil Haram, sebagai langkah pencegahan Virus Corona, selama bulan suci Ramadhan, di kota suci Mekah, Arab Saudi, 7 Mei 2020. Sebelum dibukanya kembali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, pemerintah Arab Saudi menyiapkan gerbang sterilisisasi guna mencegah penyebaran Virus Corona. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

    Seorang pekerja memasuki gerbang sterilisasi mandiri baru di Masjidil Haram, sebagai langkah pencegahan Virus Corona, selama bulan suci Ramadhan, di kota suci Mekah, Arab Saudi, 7 Mei 2020. Sebelum dibukanya kembali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, pemerintah Arab Saudi menyiapkan gerbang sterilisisasi guna mencegah penyebaran Virus Corona. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

    TEMPO.COJeddah – Kementerian Kesehatan Arab Saudi melibatkan ahli psikologi dalam membantu proses penyembuhan pasien terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

    Pengawas Umum di Irada Mental Health Complex, Dr Nawaf Al-Harthi, mengatakan ada tim yang terdiri dari petugas sosial, psikolog dan psikiatri.

    Mereka memberikan layanan konsultasi bagi pasien yang menjalani karantina terkait wabah virus Corona.

    “Petugas sosial berkenalan dengan pasien dan menentukan situasi sosial dan kondisi kesehatan dari si pasien,” kata Al-Harthi seperti dilansir Arab News pada Sabtu, 16 Mei 2020.

    Petugas sosial, misalnya, akan menanyakan apakah pasien memiliki penyakit kronis.

    Jika pasien itu memiliki gangguan mental, maka seorang psikolog akan turun tangan.

    “Kami punya tim petugas medis, sosial dan psikologis yang siap menangani semua pasien yang menjalani karantina,” kata Al-Harthi.

    Psikolog memiliki program layanan dukungan psikologis bagi pasien. Ini bisa dilakukan lewat proses relaksasi dan mengubah perilaku dengan mengubah pola pikir si pasien.

    Jika psikolog melihat pasien tidak merespon dan membutuhkan penangan lebih jauh, Dr Al-Harthi meminta seorang psikiater untuk turun tangan membantu.

    Psikiater ini akan mendiagnosa gangguan kejiwaan dari pasien.

    Dia akan mencari tahu tingkat gangguan psikologis yang dialami pasien misalnya gangguan kecemasan, depresi, ketakutan, dan psikosis.

    Psikiater akan mencarikan solusi penanganan yang cocok bagi pasien terinfeksi virus Corona hingga pasien meninggalkan rumah sakit.

    “Ada pasien yang merasa takut, dan gelisah karena terinfeksi virus Corona. Atau karena menjalani masa karantina dan gaya hidupnya berubah,” kata Al-Harthi.

    Situs Johns Hopkins University melansir Arab Saudi memiliki sekitar 52 ribu kasus infeksi virus Corona. Ada 302 orang meninggal dengan sekitar 24 ribu orang sembuh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.