FBI Selidiki Senator AS karena Jual Saham Sebelum Krisis Corona

Senator AS Richard Burr dari Partai Republik mendengarkan kesaksian Komite Senat untuk Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan, dan Pensiun, selama dengar pendapat satuan tugas virus corona, di Washington, AS, 12 Mei 2020. [Toni L. Sandys / Pool via REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - FBI melayangkan surat perintah penggeledahan kepada pengacara Senator AS, Richard Burr, terkait penjualan saham yang dilakukan Burr sebelum penurunan tajam pasar saham yang dipicu oleh pandemi virus corona.

Seorang pejabat senior Departemen Kehakiman mengatakan pada hari Kamis FBI tidak melakukan penggerebekan, tetapi melakukan kunjungan ke rumah senator untuk mengambil ponselnya, dan surat perintah itu diperoleh dari pejabat tinggi Departemen Kehakiman, menurut laporan Reuters, 15 Mei 2020.

Los Angeles Times adalah yang pertama kali melaporkan penyitaan pada hari Rabu. Seorang pejabat penegak hukum mengatakan kepada Los Angeles Times bahwa Burr menyerahkan teleponnya setelah agen FBI melayangkan surat perintah penggeledahan di rumahnya di wilayah Washington.

Telepon itu diserahkan setelah surat perintah diberikan kepada pengacara Senator Republik North Carolina itu, kata pejabat itu. Penggunaan surat perintah itu telah ditandatangani di tingkat tertinggi Departemen Kehakiman, menurut sumber, dikutip dari CNN.

Ponsel iPhone Burr adalah bukti utama investigasi dan penyelidik telah meminta Apple untuk membuka informasi dari iCloud Burr, menurut seseorang yang akrab dengan penyelidikan.

Penyelidikan digelar setelah Burr diduga mencari untung dari informasi yang ia peroleh dalam briefing tertutup tentang penyebaran virus corona.

Burr, yang memimpin Komite Intelijen Senat AS, dikabarkan telah menjual saham hingga US$ 1,7 juta (Rp 25,3 miliar) pada Februari setelah ia ikut rapat tertutup terkait virus corona sebelum pasar saham anjlok karena wabah.

Dia telah membantah melakukan kesalahan dan mengatakan dia melakukan perdagangan hanya berdasarkan informasi publik, bukan informasi yang dia terima dari komite. Dia juga meminta Komite Etik Senat untuk meninjau penjualan sahamnya setelah dipublikasikan.

Beberapa senator lain dari kedua partai juga menjual dan membeli saham menjelang penurunan pasar yang diakibatkan oleh pandemi ini, meskipun tidak jelas siapa lagi yang mungkin akan ditinjau oleh Departemen Kehakiman.

Berdasarkan Undang-undang Stock Act 2012, anggota parlemen dilarang menggunakan informasi tertutup untuk keuntungan finansial. Di bawah undang-undang perdagangan, jaksa penuntut perlu membuktikan bahwa anggota parlemen telah berdagang berdasarkan informasi penting non-publik yang mereka terima yang melanggar kewajiban untuk merahasiakannya.

Selain itu, awal bulan ini ipar Burr, Gerald Fauth, menjual setengah lusin saham sebanyak US$ 280.000 (Rp 4,1 miliar) pada hari yang sama ketika Burr menjual sahamnya pada Februari.

Senator Burr, bagaimanapun, membantah bahwa dia berbagi informasi dari rapat tertutup virus corona dan mengkoordinasikan penjualan saham dengan saudara iparnya hari itu.






IHSG Ditutup Melemah, Indeks Sektor Teknologi dan Transportasi Terjun Bebas

6 jam lalu

IHSG Ditutup Melemah, Indeks Sektor Teknologi dan Transportasi Terjun Bebas

IHSG menutup sesi di level 7.036 atau -0,57 persen lebih rendah daripada angka penutupan Rabu, 28 September kemarin di angka 7.077,0.


IHSG Melemah ke 7.069,8 di Sesi Pertama, Samuel Sekuritas Sebut 2 Indeks Sektoral Menguat

9 jam lalu

IHSG Melemah ke 7.069,8 di Sesi Pertama, Samuel Sekuritas Sebut 2 Indeks Sektoral Menguat

IHSG menutup sesi I di level 7.069,8 atau 0.1 persen lebih rendah dari angka penutupan Rabu di level 7,077,0.


Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

1 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

IHSG menutup sesi di level 7.077,0 atau 0,49 persen lebih rendah daripada angka penutupan Selasa, 27 September 2022 di level 7.112,4.


Saham Emiten-emiten Ini Pernah Mengalami Suspensi

1 hari lalu

Saham Emiten-emiten Ini Pernah Mengalami Suspensi

Peningkatan harga kumulatif signifikan pada saham PT Gaya Abadi Sempurna, dan untuk cooling down, Bursa Efek memandang perlu suspensi saham emiten ini


Kaesang Cerita Dapat Wejangan dari Lo Kheng Hong Soal Investasi Saham, Apa Saja?

1 hari lalu

Kaesang Cerita Dapat Wejangan dari Lo Kheng Hong Soal Investasi Saham, Apa Saja?

Kaesang Pangarep menceritakan pertemuannya dengan investor kawakan Lo Kheng Hong sebelum pandemi Covid-19 merebak yakni sekitar tahun 2019.


Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

2 hari lalu

Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

Kaesang Pangarep, Youtuber Kevin Hendrawan dan PT Samuel Sekuritas meluncurkan aplikasi Saham Rakyat versi pro.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

2 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Samuel Sekuritas: IHSG Ditutup Melemah di Sesi I, Sejalan dengan Bursa Global

2 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Ditutup Melemah di Sesi I, Sejalan dengan Bursa Global

IHSG menutup sesi di level 7.092,7 atau 0,49 persen lebih rendah dari angka penutupan kemarin (7,127,5).


Samuel Sekuritas Prediksi IHSG Berpotensi Menguat, Cermati 8 Saham Ini

2 hari lalu

Samuel Sekuritas Prediksi IHSG Berpotensi Menguat, Cermati 8 Saham Ini

Samuel Sekuritas menyoroti sejumlah saham yang perlu dicermati para investor dengan kondisi IHSG hari ini.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

3 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.