Berontak, Vietnam Lawan Larangan Cina di Laut Cina Selatan

Kepulauan Paracel. visithainan.com.au

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Vietnam mendorong nelayan-nelayannya untuk tetap melaut di sekitar Kepulauan Paracel meski sudah dilarang oleh Cina. Menurut Vietnam, larangan yang berjalan di perairan Laut Cina Selatan tersebut tidak sah. Sebab, tempat para nelayan tersebut melaut, menurut mereka, masih masuk dalam kawasan perairan Vietnam.

"Kami meminta otoritas lokal untuk memperkuat manajemen dan pengawasan terhadap kegiatan perikanan. Selain itu, memantau keberangkatan kapal selama masa berlaku larangan," ujar Kementerian Agrikultur dan Pengembangan Daerah Tertinggal Vietnam sebagaimana dikutip dari Radio Free Asia, Kamis, 14 Mei 2020.

Diberitakan sebelumnya, Cina mulai melarang kapal-kapal negara lain untuk melaut di sekitar Kepulauan Paracel sejak tanggal 1 Mei lalu. Cina mengklaim perairan tersebut sebagai bagian yurisdiksinya. Oleh karenanya, tidak boleh ada satupun kapal yang masuk ke sana tanpa seizin Cina. Cina juga berdalih bahwa larangan tersebut untuk menjaga kelestarian.

Larangan tersebut diprotes oleh Vietnam dan Filipina. Menurut mereka, perairan tersebut tidak bisa sembarangan diklaim oleh Cina dan kemudian melarang kapal-kapal lain melaut di sana. Apalagi, kawasan perairan yang dilarang masih berada dalam status sengketa yang melibatkan banyak negara, termasuk Malaysia, Taiwan, dan Filipina.

Menanggapi aksi Vietnam, Kementerian Luar Negeri Cina menyatakan bahwa Vietnam tidak memiliki hak untuk menuduh sembarangan.

"Vietnam tidak berhak menuduh sembarangan ke Cina, apalagi menyemangati nelayannya untuk melanggar hak atau kepentingan kami serta mengganggu kelestarian perikanan di kawasan terkait," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Zhao Lijian.

Sejumlah pakar menganggap Cina tidak memiliki niatan apapun untuk menjaga kelestarian perikanan di sekitar Kepulauan Paracel. Larangan yang diberlakukan Cina hanyalah satu dari sekian upaya mereka untuk menegaskan klaim terhadap kawasan-kawasan di Laut Cina Selatan.  

Pakar kelautan dari US Naval War College, John B Hattendorf, mengatakan bahwa Cina berupaya menciptakan kondisi tertutup, tidak bebas, dan sino-sentris di Laut Cina Selatan.

"Untuk mewujudkan visi mereka, Cina memberlakukan berbagai larangan berdasarkan hukumnya sendiri di kawasan perairan negara lain. Jika diperhatikan, kawasan perairan yang diklaim Cina sesungguhnya jauh dari yurisdiksi dia," ujar Hattendorf.

ISTMAN MP | RFA | EXPRESS






Harga Minyak Dunia Masih Akan Melemah Hari Ini, Analis: Bisa Turun ke USD 73,8

19 menit lalu

Harga Minyak Dunia Masih Akan Melemah Hari Ini, Analis: Bisa Turun ke USD 73,8

Harga minyak dunia pada hari ini diperkirakan masih akan melemah di kisaran US$ 73,8 hingga US$ 79 per barel.


Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

23 jam lalu

Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

Terkait kontrol tersebut, Cina mengajukan gugatan terhadap Amerika Serikat melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).


Pengiriman Smartphone Cina 2022 Terendah dalam 10 Tahun, Vivo Memimpin

23 jam lalu

Pengiriman Smartphone Cina 2022 Terendah dalam 10 Tahun, Vivo Memimpin

Pasar smartphone Cina mengalami penurunan pengiriman pada 2022 sebesar 14 persen, turun di bawah 300 juta unit untuk pertama kalinya sejak 2013.


Top 3 Dunia: Turki Ingatkan Ancaman Islamofobia Hingga Ancaman Perang AS-Cina

1 hari lalu

Top 3 Dunia: Turki Ingatkan Ancaman Islamofobia Hingga Ancaman Perang AS-Cina

Berita Top 3 Dunia pada Senin 30 Januari 2023 diawali oleh kabar Turki peringatkan warganya soal Islamofobia di Eropa


Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

1 hari lalu

Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

Pasien demam yang berkunjung ke klinik akibat Covid-19 selama Imlek turun sekitar 40 persen.


Mengenal 12 Shio, Pertama Tikus Terakhir Babi, Shio Kelinci Urutan Berapa?

1 hari lalu

Mengenal 12 Shio, Pertama Tikus Terakhir Babi, Shio Kelinci Urutan Berapa?

Shio dipercaya menggambarkan ramalan hidup seseorang.


Jokowi Pakai Cheongsam Saat Hadiri Imlek Nasional, Pakaian Tradisional Sejak Dinasti Qing

1 hari lalu

Jokowi Pakai Cheongsam Saat Hadiri Imlek Nasional, Pakaian Tradisional Sejak Dinasti Qing

Pakaian Cheongsam Presiden Joko Widodo atau Jokowi menarik perhatian. Jenis pakaian tradisional khas Cina sejak era Dinasti Qing.


Bill Gates Tiba-tiba Puji Ekonomi Cina, Bandingkan dengan AS

1 hari lalu

Bill Gates Tiba-tiba Puji Ekonomi Cina, Bandingkan dengan AS

Bill Gates memuji ekonomi Cina sebagai kemenangan besar untuk dunia.


Jenderal AS Sebut Amerika Perang dengan Cina 2025, Apa Sebabnya?

2 hari lalu

Jenderal AS Sebut Amerika Perang dengan Cina 2025, Apa Sebabnya?

Cina dan Amerika Serikat kemungkinan bisa berperang tiga dua tahun lagi, menurut jenderal bintang empat AS. Apa penyebabnya?


Erick Thohir: Kita Negara Muslim Terbesar, tapi Tak Masuk Produsen Produk Halal Terbesar

2 hari lalu

Erick Thohir: Kita Negara Muslim Terbesar, tapi Tak Masuk Produsen Produk Halal Terbesar

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut Indonesia belum memaksimalkan potensi ekspor produk halal.