Arab Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Selama Idul Fitri

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Kakbah jelang dibuka saat diberlakukannya penutupan guna mencegah penyebaran Virus Corona di kota suci Mekah, Arab Saudi, 7 Mei 2020. Sebelum dibukanya kembali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, pemerintah Arab Saudi menyiapkan gerbang sterilisisasi guna mencegah penyebaran Virus Corona. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

    Suasana Kakbah jelang dibuka saat diberlakukannya penutupan guna mencegah penyebaran Virus Corona di kota suci Mekah, Arab Saudi, 7 Mei 2020. Sebelum dibukanya kembali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, pemerintah Arab Saudi menyiapkan gerbang sterilisisasi guna mencegah penyebaran Virus Corona. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Arab Saudi akan menerapkan jam malam 24 jam di seluruh negeri selama lima hari libur perayaan Idul Fitri untuk mencegah penyebaran virus corona.

    Sampai saat itu kegiatan ekonomi akan tetap buka dan orang-orang dapat bergerak bebas antara jam 9 pagi waktu setempat sampai jam 5 sore, kecuali Mekah yang masih berada di bawah aturan jam malam penuh, kata pengumuman Kementerian Dalam Negeri Saudi pada Selasa, dikutip dari Reuters, 13 Mei 2020.

    Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri memberlakukan lockdown 24 jam untuk wilayah Baish di provinsi Jazan.

    Penduduk akan diizinkan keluar rumah hanya untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok dan untuk keperluan medis antara jam 9 pagi sampai 5 sore, menurut laporan Arab News.

    Pada Selasa Arab Saudi mencatat tingkat kesembuhan virus corona harian tertinggi sejak wabah itu dimulai hampir dua bulan lalu.

    Sejumlah umat muslim melaksanakan salat dekat Kabah dengan menerapkan social distancing untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19 di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, 4 Mei 2020. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

    Kementerian Kesehatan mencatat ada 2.520 pasien yang baru sembuh, penghitungan harian tertinggi sejak awal pandemi, meningkatkan jumlah total menjadi 15.257 pasien sembuh.

    Kementerian Kesehatan juga mengkonfirmasi 1.911 infeksi baru pada hari Selasa, meningkatkan total menjadi 42.925 dengan 27.404 kasus aktif dan 147 di antaranya dalam kondisi kritis.

    Sementara kasus kematian terakhir adalah dua warga Arab Saudi dan tujuh ekspatriat di Mekah, Riyadh dan Wadi Al-Dawaser, menjadikan jumlah total korban jiwa virus corona di Arab Saudi menjadi 264.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.