Israel Pinjamkan Rp 3,4 T ke Palestina untuk Atasi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Palestina, Reem Abu Ayyash menunjukan makanan berbuka puasa pada suaminya, Rami, saat melakukan panggilan video di dekat Hebron di Tepi Barat, 28 April 2020. Rami harus berpisah dengan keluarganya selama bulan Ramadan karena takut membawa virus corona atau COVID-19 kepada keluarganya. REUTERS/Mussa Qawasma

    Warga Palestina, Reem Abu Ayyash menunjukan makanan berbuka puasa pada suaminya, Rami, saat melakukan panggilan video di dekat Hebron di Tepi Barat, 28 April 2020. Rami harus berpisah dengan keluarganya selama bulan Ramadan karena takut membawa virus corona atau COVID-19 kepada keluarganya. REUTERS/Mussa Qawasma

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Israel akan memberikan pinjaman sebesar US$ 230 juta atau setara dengan Rp 3, 4 triliun untuk membantu Palestina mengatasi wabah virus corona.

    Kementerian Keuangan Israel menjelaskan persetujuan pemberian pinjaman kepada Palestina pada Minggu malam kemarin.

    Menurut sumber di pemerintahan, sumber dana pinjaman diambil dari uang muka pendapatan pajak yang diperoleh Israel atas nama otoritas Palestina.

    Berdasarkan laporan Middle East Monitor, 11 Mei 2020, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Menteri Keuangan Moshe Kahlon, Menteri Pertahanan Naftali Bennett, dan Penasehat Keamanan Nasional Meir Ben-Shabbat telah menyetujui pembayaran pinjaman itu.

    "Pembayaran akan ditransfer dalam empat bulan dicicil. Pembayaran pertama akan dikirimkan pada akhir bulan ini," ujar sumber di pemerintahan Israel.

    Palestina pada Minggu kemarin menyatakan kasus baru virus corona ditemukan di Tepi Barat. Total kasus virus corona di Palestina sebanyak 547 kasus.

    Badan Bantuan dan Kerja PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat, UNRWA, menyerukan darurat virus corona untuk para pengungsi Palestina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.