Tentara India dan Cina Saling Pukul dan Lempar Batu di Perbatasan

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara India dan Cina bersama-sama merayakan Tahun Baru 2019 di Bumla di sepanjang perbatasan Indo-Cina, Arunachal Pradesh [Foto PTI/The Print]

    Tentara India dan Cina bersama-sama merayakan Tahun Baru 2019 di Bumla di sepanjang perbatasan Indo-Cina, Arunachal Pradesh [Foto PTI/The Print]

    TEMPO.CO, Jakarta - Tentara India dan Cina saling pukul dan lempar batu saat patroli perbatasan di Sikkim, negara bagian timur laut India yang berbatasan dengan Cina.

    "Perilaku agresif oleh kedua belah pihak mengakibatkan cedera ringan pada pasukan. Kedua belah pihak melerai diri setelah dialog dan interaksi di tingkat lokal," kata kementerian pertahanan India, seperti dikutip dari Reuters, 11 Mei 2020.

    Harian India Hindustan Times, mengutip sebuah sumber militer, mengatakan empat tentara India dan tujuh tentara Cina terluka ketika beberapa tentara saling pukul selama konfrontasi, yang dikatakan berlangsung pada hari Sabtu dan melibatkan sekitar 150 tentara.

    Kementerian Pertahanan mengatakan insiden itu terjadi di daerah Nakula tetapi tidak memberikan rincian bagaimana itu dimulai, atau apa yang menyebabkan cedera.

    Kementerian Pertahanan Cina sudah dihubungi namun belum memberikan komentar pada hari Minggu.

    Times of India melaporkan, bentrokan juga terjadi di Ladakh timur dan menyebabkan masing-masing pihak mengirim tentara tambahan ke perbatasan. Militer India mengatakan dua insiden tersebut hanya sebentar dan skala kecil dan diselesaikan oleh komandan setempat.

    Namun, sumber mengatakan kepada Times of India, bentrokan yang terjadi di garis perbatasan sepanjang 3.488 kilometer yang disebut Line of Actual Control (LAC) yang membentang dari Ladakh sampai Arunachal Pradesh, telah meningkatkan kecemasan petugas keamanan perbatasan India.

    Insiden pertama terjadi di sektor Pangong Tso di timur Ladakh saat kedua tentara berpatroli dan saling serang pada malam tanggal 5 dan 6 Mei.

    "Perselisihan sudah muncul di sektor sejak 27 April, yang kemudian memicu bentrok di Finger 5 (lereng gunung) pada 5-6 Mei. Insiden ini diselesaikan setelah dua komandan tingkat brigade bertemu. Ketegangan keduanya masih tinggi," kata sumber.

    Insiden kedua terjadi di ketinggian 5.000 meter di atas permukaan laut di Naku La, Sikkim utara, di mana puluhan tentara India dan Cina terluka karena adu jotos dan lempar batu pada Sabtu sore.

    Perkelahian kedua pihak dipicu setelah tentara India memblokir patroli tentara Cina di area tersebut yang sedang menuju ke Muguthang. Kedua pasukan mengirim tentara tambahan ke lokasi namun dilerai oleh kedua komandan.

    Perselisihan besar terakhir keduanya terjadi di tepi utara di sepanjang 134 kilometer Pangong Tso, dua pertiga wilayah yang dikuasai Cina yang membentang dari Tibet sampai Ladakh, pada September 2019 kemarin.

    India dan Cina sering saling menuduh gangguan ke wilayah masing-masing, tetapi jarang terjadi bentrokan.

    Masih ada ketidakpercayaan yang mendalam antara kedua negara atas sengketa perbatasan mereka yang memicu perang singkat pada tahun 1962.

    Ratusan tentara dari kedua belah pihak dikerahkan pada tahun 2017 di dataran tinggi Doklam, dekat perbatasan India, Bhutan, dan Cina setelah India keberatan dengan pembangunan jalan Cina di daerah Himalaya, memicu konflik serius selama bertahun-tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.