PDB Inggris Terancam Merosot Tajam, Terburuk Sejak 1706

Orang-orang yang memakai masker berjalan melewati Bank of England, ketika penyebaran penyakit virus corona berlanjut, di London, Inggris, 23 Maret 2020. [REUTERS / Toby Melville]

TEMPO.CO, Jakarta - Bank of England memperkirakan PDB Inggris terancam turun 14% tahun ini dan akan menjadi kemerosotan tahunan terburuk Inggris selama 300 tahun lebih sejak 1706, ditambah tingkat pengangguran mencapai 8% ketika krisis virus corona merusak perekonomian.

Bank of England merilis laporan pertamanya tentang dampak potensial dari langkah-langkah lockdown untuk membatasi penyebaran Covid-19 karena komite kebijakan moneternya membiarkan suku bunga tidak berubah pada level terendah 0,1%.

Dikutip dari Reuters, 7 Mei 2020, dalam laporan apa yang disebut "skenario ilustratif" daripada perkiraan standar, Bank of England (BoE) mengatakan ekonomi Inggris mungkin akan menyusut 25% dalam tiga bulan hingga Juni dan pengangguran dapat lebih dari dua kali lipat menjadi 9% dari tenaga kerja.

Pada tahun 2020 secara keseluruhan, output berisiko menyusut sebesar 14% atau penurunan terbesar sejak "Great Frost" pada tahun 1709, terlepas dari stimulus besar yang diberikan sejauh ini oleh suku bunga BoE dan program pembelian obligasi besar-besaran, serta langkah-langkah anggaran darurat pemerintah 100 miliar poundsterling (Rp 1.859 triliun).

Namun, skenario bank sentral mencakup bouncing kembali ekonomi yang tajam pada tahun 2021 dengan pertumbuhan 15% jika pembatasan ekonomi dilonggarkan selama beberapa bulan mendatang.

BoE mempertahankan suku bunga acuan pada titik terendah sepanjang masa, 0,1% dan meninggalkan target pembelian obligasi, sebagian besar berupa utang pemerintah Inggris pada 645 miliar poundsterling (Rp 12.000 triliun).

Dua dari sembilan pembuat kebijakannya, Michael Saunders dan Jonathan Haskel, memilih 100 miliar pound senjata pembelian obligasi lagi dan Gubernur Andrew Bailey mengatakan BoE siap untuk bertindak lagi.

"Jelas ada komitmen dan tekad untuk mengambil tindakan jika kita perlu melakukannya," kata Bailey kepada wartawan.

Dikutip dari Sky News, Bank of England mengatakan penurunan ekonomi 14% juga tergantung pada dukungan yang signifikan dari Bank dan pemerintah dengan uang tunai saat ini tersedia dari berbagai skema untuk mendukung bisnis, pekerjaan, dan upah.

Angka resmi minggu depan diharapkan untuk mengkonfirmasi pertumbuhan negatif bagi ekonomi untuk tiga bulan pertama tahun ini.

Proyeksi Bank of England mencakup dampak 3% antara Januari dan Maret sebelum penurunan 25% dalam PDB pada kuartal kedua.

Penjualan perusahaan di Inggris turun 45% antara bulan April dan Juni dengan jatuhnya 50% dalam investasi bisnis selama krisis virus corona.






Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

14 jam lalu

Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengungkap pihaknya akan meningkatkan anggaran pertahanan dalam beberapa tahun ke depan.


Protes Kematian Mahsa Amini, Iran Panggil Dubes Inggris dan Norwegia

1 hari lalu

Protes Kematian Mahsa Amini, Iran Panggil Dubes Inggris dan Norwegia

Iran memanggil duta besar Inggris dan Norwegia karena dinilai campur tangan dalam demo menggugat kematian Mahsa Amini


Raja Charles Berfoto dengan Kotak Merah, Tempat Dokumen dari Pemerintah

2 hari lalu

Raja Charles Berfoto dengan Kotak Merah, Tempat Dokumen dari Pemerintah

Raja Charles terlihat berada di balik meja kerja dengan sebuah kotak merah tempat dokumen dari pemerintah Inggris.


Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

3 hari lalu

Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

Palestina terkejut ketika PM Israel mengatakan Inggris akan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.


Liz Truss dan Joe Biden Sepakat Terus Bantu Ukraina

3 hari lalu

Liz Truss dan Joe Biden Sepakat Terus Bantu Ukraina

Liz Truss dan Biden setuju untuk mengambil tindakan setelah Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer ke Ukraina.


Setelah Ratu Elizabeth II Wafat, Sejumlah Negara Persemakmuran Inggris Ingin Jadi Republik

3 hari lalu

Setelah Ratu Elizabeth II Wafat, Sejumlah Negara Persemakmuran Inggris Ingin Jadi Republik

Sebelum kematian Ratu Elizabeth II pada 8 September lalu, beberapa negara persemakmuran mulai serius mempertanyakan nasib mereka.


Lawan Argentina, Inggris, dan AS di Piala Dunia Amputasi 2022, Ini Kata Kapten Timnas Indonesia

5 hari lalu

Lawan Argentina, Inggris, dan AS di Piala Dunia Amputasi 2022, Ini Kata Kapten Timnas Indonesia

Kapten timnas sepak bola amputasi Indonesia, Aditya, optimistis bisa melangkah jauh di Piala Dunia Amputasi 2022 di Istanbul, Turki pada Oktober 2022.


Raja Charles III Berencana Revisi Undang-Undang

5 hari lalu

Raja Charles III Berencana Revisi Undang-Undang

Raja Charles III sedang mempertimbangkan untuk menulis ulang undang-undang wilayah yang berusia 85 tahun.


Cetak Rekor, Pemakaman Ratu Elizabeth Ditonton 26 Juta Orang di Inggris

5 hari lalu

Cetak Rekor, Pemakaman Ratu Elizabeth Ditonton 26 Juta Orang di Inggris

Pemakaman Ratu Elizabeth disiarkan langsung di stasiun TV Inggris.


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

5 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.